%D 2025 %T Optimalisasi Jarak Evakuasi Alat Berat Melalui Analisis Flyrock dan Penerapan Metode Airdeck Berbasis SDOB pada Aktivitas Peledakan di Pit E Utara Banko Tengah PT Bukit Asam Tbk %L repounp47434 %X Flyrock merupakan salah satu risiko paling penting dalam peledakan tambang terbuka karena dapat mempengaruhi keselamatan kerja dan biaya operasional. Di Pit E Utara Banko Tengah, PT Bukit Asam Tbk, untuk mengoptimalkan jarak evakuasi alat berat melalui analisis flyrock dan penerapan teknik airdeck berbasis pendekatan Scaled Depth of Burial (SDOB) pada operasi peledakan. Hasil pengamatan lapangan menunjukkan jarak flyrock aktual berkisar antara 5,17 hingga 61 m, dengan rata-rata 28,76 m. Nilai rata-rata SDOB sebesar 1,56 m/kg1ᐟ3 mengklasifikasikan energi peledakan very controled energy, sehingga memungkinkan perancangan panjang stemming 5,0 m dengan top airdeck 1,7 m, yang menghasilkan fragmentasi optimal sekaligus meminimalkan flyrock. Analisis regresi menunjukkan bahwa panjang stemming berkontribusi 73,08% terhadap variasi flyrock. Analisis efisiensi bahan bakar menunjukkan bahwa pengurangan jarak evakuasi dari 300 m menjadi 150 m menurunkan konsumsi bahan bakar hingga 50% untuk excavator Komatsu PC-2000 dan PC-1250. Jarak aman 150 m yang diusulkan memenuhi standar Richard & Moore (yaitu ≥122 m) dan berperan penting dalam menyempurnakan desain peledakan pada tambang terbuka untuk menjaga keselamatan kerja, meningkatkan efisiensi biaya, dan mendukung kelancaran produksi. %I Universitas Negeri Padang %A Aisya Mulyanti