%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Fajra, Mardhiyah Febriska %A FMIPA UNP, %B Pendidikan Biologi FMIPA UNP %D 2025 %F repounp:47398 %I Universitas Negeri Padang %K Modul, Model Pembelajaran, SSCS, Perubahan Lingkungan %T Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Model Search, Solve, Create, and Share pada Materi Perubahan Lingkungan Fase E SMA %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47398/ %X Perkembangan tuntutan kurikulum saat ini mengarahkan peserta didik agar selalu dilatih kemampuan pemecahan masalahnya dengan berbagai desain pembelajaran yang inovatif. Pada penelitian ini, inovasi tersebut adalah modul pembelajaran berbasis model Search, Solve, Create, and Share (SSCS) pada materi Perubahan Lingkungan di SMA. Kebutuhan perbaikan pembelajaran di SMA Negeri 3 Padang Panjang menjadi landasan kuat untuk pengembangan ini dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul pembelajaran berbasis model SSCS pada materi Perubahan Lingkungan fase E SMA yang valid dan praktis. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan desain 4D models. Pada penelitian ini dibatasi menjadi 3 tahap yaitu define, design, dan develop. Subjek penelitian adalah 2 orang dosen, 1 orang guru, dan 30 orang peserta didik SMA Negeri 3 Padang Panjang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar wawancara guru dan peserta didik, angket peserta didik untuk menganalisis kebutuhan, angket validitas, dan angket praktikalitas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, telah dihasilkan produk berupa modul pembelajaran berbasis model SSCS pada materi Perubahan Lingkungan. Hasil uji validitas dengan nilai rata-rata 3,80, pada kriteria sangat valid. Sementara untuk uji praktikalitas, diperoleh nilai praktikalitas guru 3,83 dengan kriteria sangat praktis, dan nilai praktikalitas peserta didik sebesar 3,77 dengan kriteria sangat praktis. Kesimpulan penelitian ini adalah modul pembelajaran berbasis model SSCS pada materi Perubahan Lingkungan fase E SMA telah memenuhi kriteria kevalidan pada tingkat sangat valid, dan kriteria kepraktisan pada tingkat sangat praktis untuk kedua kelompok responden.