@phdthesis{repounp47049, year = {2025}, title = {Pendugaan Area Kecil Angka Kematian Bayi pada Kabupaten/Kota di Sumatera Barat Menggunakan Metode Empirical Best Linear Unbiased Predicton Fay Herriot}, school = {Universitas Negeri Padang}, author = {Rizkiah, Niswatul}, keywords = {EMPIRICAL BEST LINEAR UNBIASED PREDICTION FAY HERRIOT}, abstract = {Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi salah satu indikator penting dalam mengevaluasi kondisi kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. AKB diperoleh dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia dimana dugaannya hanya berskala nasional atau provinsi. Saat ini menggunakan sistem desentralisasi sehingga dibutuhkan nilai estimasi AKB di wilayah lebih kecil seperti kabupaten/kota. Adanya keterbatasan informasi dalam menduga AKB membuat pendugaan langsung tidak dapat digunakan. Estimasi dapat dilakukan dengan metode pendugaan area kecil, sehingga meningkatkan ukuran contoh dan menurunkan galat baku. Penelitian ini fokus pada kajian penerapan model pendugaan area kecil dalam pendugaan AKB di Sumatera Barat level kabupaten/kota dengan menggunakan informasi dari data sensus Potensi Desa (PODES). Kajian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kajian pendugaan area kecil dengan metode Empirical Best Linear Unbiased Prediction (EBLUP). EBLUP mensubtitusikan komponen ragam yang tidak diketahui ke dalam penduga BLUP sehingga mampu menduga AKB dengan baik meskipun memiliki keterbatasan sampel dalam wilayah. Hasil estimasi menggunakan metode EBLUP menghasilkan nilai simpangan baku RRMSE sebesar 7.47\% yang lebih kecil yaitu dibandingan dengan metode estimasi langsung 9.13\%. Hal mengindikasikan bahwa metode EBLUP menghasilkan penyebaran galat estimasi yang lebih seragam antar wilayah yang mencerminkan efisiensi metode dalam mengurangi pengaruh fluktuasi data yang ekstrem atau outlier, serta menunjukkan keandalan metode EBLUP untuk estimasi domain kecil di mana variasi galat seringkali tinggi dalam pendekatan langsung. Hal ini menunjukkan metode EBLUP lebih baik dalam melakukan estimasi AKB dibandingkan metode estimasi langsung. Nilai pendugaan AKB tertinggi terdapat di wilayah kabupaten Mentawai sedangkan yang terendah terdapat di kota Bukittinggi.}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47049/} }