@phdthesis{repounp46931, year = {2025}, title = {Pengaruh Metode Ekstraksi Maserasi, Maceration Vortex Technique dan Sonikasi terhadap Total Flavonoid Content dari Daun Pare (Momordica charantia L.)}, school = {Universitas Negeri Padang}, author = {Octaviana, Nur}, keywords = {MACERATION VORTEX TECHNIQUE}, abstract = {Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat melimpah, namun masyarakat belum mengetahui secara pasti kandungan atau khasiat dari tanaman obat tersebut. Momordica charantia L. merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang memiliki berbagai aktivitas biologis. Selama proses ekstraksi, senyawa bioaktif dapat kehilangan sejumlah senyawa yang signifikan karena sifatnya yang tidak stabil pada suhu tinggi. Oleh karena itu, pemilihan metode sangat berperan dalam mengoptimalkan kandungan senyawa bioaktif tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode ekstraksi maserasi, Maceration Vortex Technique dan sonikasi terhadap kadar total flavonoid daun pare. Metode maserasi dilakukan selama 3x24 jam pada suhu ruang, Maceration Vortex Technique dilakukan dengan teknik maserasi selama 2 jam dan dilanjutkan dengan vortex selama 5 menit serta sonikasi dilakukan menggunakan alat ulltrasonik dengan daya 50 W, frekuensi 40 kHz selama 60 menit pada suhu 40?C dengan pelarut etanol 70\%. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu kadar flavonoid total dari ekstrak daun pare yang diekstraksi menggunakan metode maserasi, Maceration Vortex Technique dan sonikasi berturutturut adalah 109,31 {$\pm$} 0,47 mg QE/g, 134,64 {$\pm$} 0,79 mg QE/g dan 159,42 {$\pm$} 0,63 mg QE/g. Metode sonikasi sonikasi menghasilkan kadar flavonoid total yang lebih tinggi daripada maserasi dan MVT karena adanya efek kavitasi dari gelombang ultrasonik yang membantu meningkatkan efisiensi proses ekstraksi. Berdasarkan hasil karakterisasi menggunakan FT-IR menunjukkan adanya gugus fungsi OH, C-H, C=C, dan C-O. Maka, dengan adanya puncak-puncak tersebut dapat mengkonfirmasi kehadiran senyawa flavonoid.}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/46931/} }