%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Yenti, Nefri %A Fakultas Pariwisata dan Perhotelan, %B Kesejahteraan Keluarga FPP UNP %D 2025 %F repounp:46791 %I Universitas Negeri Padang %T Proses Produksi Pembuatan Jersey di Kota Padang Sumatra Barat: Studi Kasus pada Usaha Konveksi Limo (sportwear apparel) %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/46791/ %X Penelitan ini di latar belakangi oleh Industri konveksi sportwear di Kota Padang berkembang pesat seiring meningkatnya permintaan masyarakat terhadap pakaian olahraga, khususnya jersey. Namun, proses produksi yang melibatkan berbagai tahapan teknis sering menghadapi kendala dalam perencanaan,pelaksanaan, maupun pengendalian kualitas. Hal ini sejalan dengan data statistik perindustrian tahun 2024 menunjukkan bahwa industri manufaktur di Indonesia memiliki 31.795 perusahaan skala menengah dan besar. Proses produksi memiliki perencanaan dan pengawasan yang tepat agar menghasilkan suatu produk yang mempunyai mutu/kualitas baik dan bernilai jual tinggi sehingga dapat bersaing di pasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang proses produksi pembuatan jersey pada usaha konveksi Limo (sportwear apparel), dengan fokus pada proses produksi pembuatan jersey yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan quality control. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode studi kasus, melibatkan pemilik dan 13 karyawan konveksi Limo (sportwear apparel). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses produksi pembuatan jersey terdiri dari beberapa tahapan, yaitu Perencanaan, pelaksanaan, dan Quality Control. perencanaan produksi dilakukan dengan memperhitungkan ketersediaan bahan baku, merncanakan desain, kapasitas produksi dan pembagian tenaga kerja, serta teknologi /atau mesin yang digunakan dalam proses produksi. Namun,pelaksanaannya Proses produksi dilakukan secara sistematis, dimulai dari desain menggunakan CorelDRAW, pembuatan pola, pencetakan sublimasi dengan Epson SureColor F6330, pemotongan, hingga penjahitan dengan sistem rolling. TahapanQuality Control dilakukan secara menyeluruh melalui trimming, head pressing,final inspection, dan packing untuk memastikan setiap produk memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Kesimpulannya, proses produksi pembuatan jersey pada konveksi berlangsung melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan,pelaksanaan, dan quality control. Perencanaan berfokus pada bahan baku, desain,tenaga kerja, waktu produksi, serta mesin produksi, pelaksanaan dilakukan secara sistematis mulai dari pola hingga penjahitan, sedangkan quality control dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan produk sesuai standar.