%L repounp46771 %X Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) memiliki peran penting dalam memehuni gizi balita. Keanekaragaman konsumsi pangan merupakan indikator penting dalam menilai kualitas gizi suatu hidangan. Di Kecamatan Pauh Duo Konsumsi pangan lokal sebagai MP-ASI sudah cukup beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat dari MP-ASI berkontribusi terhadap kecukupan gizi anak usia 6–24 bulan di Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Dilakukan pada bulan Juli 2025 di Puskesmas Pekan Selatan Kecamatan Pauh Duo. Melibatkan 64 Responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria balita dalam rentang usia 6–24 bulan dan tergolong kedalam status gizi awal wasting dan stunting. Data primer diperoleh melalui wawancara menggunakan formulir semi quantitative food frequency questionnaire (SQ-FFQ). Analisis data dilakukan dengan menghitung rata-rata asupan gizi energi, protein, lemak dan karbohidrat yang diperoleh dari asupan MP-ASI yang kemudian dibandingkan dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) berdasarkan dua kelompok usia 6 sampai 11 bulan dan 12 sampai 24 bulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kontribusi MP-ASI terhadap kecukupan gizi makro pada dua kelompok usia 6-11 bulan dan 12-24 bulan secara berturut-turut adalah sebagai berikut: energi 39,8–35,9%, protein 58–70,9%, lemak 9,5–21,6%, dan karbohidrat 59,7–40,5%. Pada kelompok usia 6-11 bulan kontribusi tertinggi pada asupan karbohidrat dan terandah asupan lemak. Untuk kelompok usia 12-24 bulan kontribusi kontribusi tertinggi pada asupan protein dan terendah pada asupan lemak. Temuan ini menunjukkan bahwa MP-ASI belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan gizi makro anak, terutama dalam kecukupan lemak, sehingga perlu dilakukan edukasi kepada ibu mengenai penyusunan MP-ASI yang seimbang padat gizi. %A Mila Fitri Hanifa %I Universitas Negeri Padang %D 2025 %T Analisis Kontribusi MP-ASI terhadap Kecukupan Gizi Makro Anak Usia 6-24 Bulan di Kecamatan Pauh Duo, di Kabupaten Solok-Selatan