%L repounp46768 %X Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang struktur teks mantra pamaga diri, aspek pendukung pembacaan mantra pamaga diri dan bagaimana proses pewarisan mantra pamaga diri . Struktur teks yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagian pembuka, isi, penutup dan kesan persuasif mantra. Informan dalam penelitian ini ada tiga orang dukun yang memiliki dan menggunakan mantra pamaga diri. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan perekaman hasil wawancara terstruktur dengan ketiga informan di Kenagarian Balah Aia Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman. Penganalisisan data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur teks mantra terdapat pada bagian pembuka, isi dan penutup mantra. Pembuka mantra berupa pengucapan basmalah yaitu ”bissmillahirrahmanirrahim”, sedangkan isi merupakan permintaan yang bertujuan untuk melindungi diri atau keselamatan diri dari niat jahat orang lain, penutup berupa pengucapan ”barakaik laillahaillah dan dek aku mangatahui la haula walla quwatta Illabillahillaliyilazim”. Aspek pendukung pembacaan mantra pamaga diri ini yaitu (1) waktu membacakan mantra: bebas, tidak ada ketetapan waktu dalam membacakan mantra, boleh pagi, siang dan malam hari, (2) tempat pembacaan mantra tempatnya bebas, boleh dimana saja, (3) peristiwa membacakan mantra boleh kapan saja asalkan tujuannya untuk perlindungan diri dari niat jahat orang lain, (4) pelaku membacakan mantra boleh siapa saja yang sudah mewarisi mantra, (5) pakaian membacakan mantra berpakaian bersih dan sopan, (6) cara dalam bembacakan mantra cukup dibaca dalam hati dan berkonsentrasi, agar mantra yang dibacakan mangkus. Selanjutnya proses pewarisan mantra pamaga diri adalah sebagai berikut: kain putih, sirih, pisau dan uang %A Afrimawati Afrimawati %I Universitas Negeri Padang %D 2011 %T Mantra Pamaga Diri di Kenagarian Balah Aia Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman