%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Gazwarni, Intan Retasya %A Fakultas Pariwisata dan Perhotelan, %B Kesejahteraan Keluarga FPP UNP %D 2025 %F repounp:46708 %I Universitas Negeri Padang %T Pengaruh Mordan Tawas, Kapur Tohor dan Tunjung terhadap Hasil Ecoprint Daun Bidara Laut (Ziziphus mauritiana L) pada Bahan Rayon Twill dengan Teknik Hammering %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/46708/ %X Penelitian ini dilatar belakangi oleh bahaya penggunaan zat sintetis pada pengolahan industri fashion serta berkembangnya teknik ecoprint di era ini. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nama warna, kejelasan bentuk motif dan ketahanan warna terhadap pencucian yang dihasilkan dari ecoprint bunga waru (hibiscus tiliaceus L) pada bahan katun dengan teknik hamering menggunakan mordan tawas, kapur tohor dan tunjung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang bersumber dari angket. Teknik analisis data menggunakan uji Friedman K-Related Sample dengan SPSS versi 2.2. Hasil ecoprint tanpa mordan menghasilkan warna Dim Olive Green, mordan tawas Dark Golden, kapur tohor Sepia Brown dan tunjung Dark Teal. Hasil Kejelasan bentuk motif tanpa mordan 61% sangat jelas, tawas 51% memilih jelas, mordan kapur tohor 46% memilih jelas, mordan tunjug 53% memilih cukup jelas. Ketahanan warna terhadap pencucian tanpa mordan 74% memilih sangat berubah. Tawas 61% memilih sedikit berubah. Kapur tohor 57% memilih tidak berubah sama sekali. Mordan tunjung 53% memilih sedikit berubahHasil uji Friedman KRelated Sample dari kejelasan bentuk motif daun 0,000 < 0,05. Sedangkan ketahanan warna terhadap pencucian dengan sabun 0,000 < 0,05. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan akibat penggunaan mordan tawas, kapur tohor dan tunjung pada kejelasan bentuk motif daun dan ketahanan warna terhadap pencucian dengan sabun yang dihasilkan dari ecoprint bunga waru pada bahan katun dengan teknik hammering.