%L repounp46645 %I Universitas Negeri Padang %D 2011 %T Gender dalam Novel Tanah Tabu Karya Anindita S. Thayf %A Adek Risma Dedees %X Novel Tanah Tabu Karya Anindita S. Thayf adalah pemenang pertama sayembara penulisan Novel Dewan Kesenian Jakarta 2008. Novel ini menceritakan tentang perjuangan tokoh yang menginginkan kesetaraan dan kehidupan yang lebih bermartabat antara perempuan dan laki-laki di tanah Papua. Tokoh utama, seorang perempuan, selalu mendapatkan perlakuan diskriminatif dari adat dan budaya di tanah kelahirannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan ketidakadilan sosial gender yang dialami tokoh utama dan dampak ketidakadilan sosial gender terhadap persoalan sosial tokoh utama di dalam novel Tanah Tabu karya Anindita S. Thayf. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data bersumber dari teks novel Tanah Tabu karya Anindita S. Thayf yang mengandung permasalahan ketidakadilan sosial gender. Data tersebut diperoleh berdasarkan tuturan tokoh, tindakan tokoh, dan paparan narator. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan teori kritik sastra feminis. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini mengungkapkan bahwa novel Tanah Tabu karya Anindita S. Thayf merupakan novel yang mengandung ketidakadilan sosial gender. Ketidakadilan sosial gender yang dialami tokoh utama, yaitu: marginalisasi dalam bentuk pengurangan lahan pertanian; subordinasi dikuatkan tidak hanya oleh kaum laki-laki tetapi juga oleh sesama perempuan; stereotip dilekatkan ketika tokoh utama mencoba memperoleh keadilan; kekerasan dilakukan oleh suami tokoh utama dan aparat militer; serta beban kerja ganda berupa bercocok tanam dan berjualan di pasar untuk mempertahankan hidup keluarga tokoh utama. Hubungan antara perempuan dan laki-laki seharusnya berjalan seimbang, saling melengkapi, dan saling menghargai untuk menciptakan kehidupan yang lebih bermartabat dan mulia. Perbedaan antara perempuan dan laki-laki seharusnya hanya berlaku pada kondisi-kondisi tertentu yang memang tidak bisa disamakan %K Novel