<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Gender dalam Novel Tanah Tabu Karya Anindita S. &#13;
Thayf</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Adek Risma</mods:namePart><mods:namePart type="family">Dedees</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Novel Tanah Tabu Karya Anindita S. Thayf adalah pemenang pertama&#13;
sayembara penulisan Novel Dewan Kesenian Jakarta 2008. Novel ini&#13;
menceritakan tentang perjuangan tokoh yang menginginkan kesetaraan dan&#13;
kehidupan yang lebih bermartabat antara perempuan dan laki-laki di tanah Papua.&#13;
Tokoh utama, seorang perempuan, selalu mendapatkan perlakuan diskriminatif&#13;
dari adat dan budaya di tanah kelahirannya.  &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan ketidakadilan sosial gender&#13;
yang dialami tokoh utama dan dampak ketidakadilan sosial gender terhadap&#13;
persoalan sosial tokoh utama di dalam novel Tanah Tabu karya Anindita S. Thayf. &#13;
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data bersumber&#13;
dari teks novel Tanah Tabu karya Anindita S. Thayf yang mengandung&#13;
permasalahan ketidakadilan sosial gender. Data tersebut diperoleh berdasarkan&#13;
tuturan tokoh, tindakan tokoh, dan paparan narator. Data yang telah diperoleh&#13;
dianalisis dengan menggunakan teori kritik sastra feminis.&#13;
 Hasil yang diperoleh dari penelitian ini mengungkapkan bahwa novel&#13;
Tanah Tabu karya Anindita S. Thayf merupakan novel yang mengandung&#13;
ketidakadilan sosial gender. Ketidakadilan sosial gender yang dialami tokoh&#13;
utama, yaitu: marginalisasi dalam bentuk pengurangan lahan pertanian;&#13;
subordinasi dikuatkan tidak hanya oleh kaum laki-laki tetapi juga oleh sesama&#13;
perempuan; stereotip dilekatkan ketika tokoh utama mencoba memperoleh&#13;
keadilan; kekerasan dilakukan oleh suami tokoh utama dan aparat militer; serta&#13;
beban kerja ganda berupa bercocok tanam dan berjualan di pasar untuk&#13;
mempertahankan hidup keluarga tokoh utama.&#13;
 Hubungan antara perempuan dan laki-laki seharusnya berjalan seimbang,&#13;
saling melengkapi, dan saling menghargai untuk menciptakan kehidupan yang&#13;
lebih bermartabat dan mulia. Perbedaan antara perempuan dan laki-laki&#13;
seharusnya hanya berlaku pada kondisi-kondisi tertentu yang memang tidak bisa &#13;
disamakan</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LC Special aspects of education</mods:classification><mods:classification authority="lcc">P Philology. Linguistics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2011-07</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Sastra Indonesia FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>