%L repounp46616 %X Penelitian ini dilatar belakangi wingko babat yang merupakan salah satu makanan tradisional yang di gemari pada kalangan masyarakat, namun masih belum terinovasi. Tepung gandum dapat dimanfaatkan menjadi bahan penganekaragaman pangan pada wingko babat dengan cara subtitusi tepung gandum agar meningkatkan nilai fungsionalnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh subsitusi tepung gandum sebanyak 20%, 35%, 50% terhadap kualitas sensori bentuk,warna,aroma, tekstur, dan rasa pada wingko babat. Jenis penelitian ini adalah eksperimen yaitu melakukan percobaan langsung tentang pengaruh subsitusi tepung gandum utuh terhadap kualitas wingko babat dan dilakukan pengulangan sebanyak tiga (3) kali. Jenis data yaitu data primer yang bersumber dari 3 orang panelis terbatas dengan mengisi format uji organoleptik. Teknik analisis yang dilakukan yaitu analisis data binominal yang melihat apakah berbeda nyata terhadap perlakuan dan selanjutnya menggunakan analisis varian (ANAVA) untuk menganalisis data uji organoleptik. Hasil analisis varian menunjukan sig <0,05 yang berati HO di tolak dan HA diterima sehingga ada pengaruh yang signifikan maka dari itu akan dilanjut dengan uji duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap subtitusi tepung gandum sebanyak 20%, 35%, dan 50% terhadap kualitas bentuk (bulat) karena Fhitung 1,93 < Ftabel 4,76, kualitas bentuk (ketebalan) karena Fhitung 1,00 < Ftabel 4,76, kualitas warna karena Fhitung 1,83 < Ftabel 4,76 , kualitas aroma karena Fhitung 0,47< Ftabel 4,76,kualitas tekstur karena Fhitung 0,57 < Ftabel 4,76, kualitas rasa (manis & gurih) karena Fhitung 0,00 < Ftabel 4,76. Sedangkan rasa (gandum) terdapat pengaruh yang signifikan karena Fhitung 12,79 > Ftabel 4,76. %A Harum Caisar Tanpili %I Universitas Negeri Padang %D 2024 %T Pengaruh Subsitusi Tepung Gandum terhadap Kualitas Sensori Wingko Babat