%0 Report %9 Working Paper %A Safitri, Zaskia Junisa %A Universitas Negeri Padang, %D 2026 %F repounp:46557 %I Universitas Negeri Padang %T Prosedur Penanganan Keterlambatan Equipment saat Tamu High Season pada Operasional Breakfast di Restoran The ZHM Premiere Hotel Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/46557/ %X Restoran merupakan bagian dari Food and Beverage Service Department yang bertanggung jawab menyediakan pelayanan makan dan minum kepada tamu, termasuk pelayanan breakfast yang menjadi salah satu layanan utama bagi tamu yang menginap. Ketersediaan equipment yang memadai menjadi faktor penunjang utama kelancaran operasional breakfast, terutama pada periode high season ketika jumlah tamu meningkat signifikan sehingga sering kali memicu keterbatasan equipment seperti dinner plate, bowl, glassware, dan cutleries di Restoran The ZHM Premiere Hotel Padang. Studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosedur penanganan keterbatasan equipment, mengidentifikasi kendala yang menyebabkan keterbatasan tersebut, serta memberikan rekomendasi perbaikan operasional breakfast di Restoran The ZHM Premiere Hotel Padang. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan Praktik Lapangan Industri (PLI) pada periode Januari–Juli 2026, dengan informan utama yaitu waiter, waitress, supervisor, dan steward yang terlibat langsung dalam operasional breakfast. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan equipment disebabkan oleh jumlah inventaris yang belum memadai untuk mengimbangi lonjakan tamu pada high season, persiapan (preparing) antar-shift yang belum optimal, serta penumpukan pencucian equipment di bagian steward akibat tingginya volume peralatan kotor. Kondisi tersebut mengakibatkan kekosongan equipment di area buffet yang berpotensi menghambat kelancaran pelayanan dan menurunkan kepuasan tamu. Meski demikian, berkat koordinasi yang sigap antara waiter, waitress, supervisor, dan steward, operasional breakfast tetap dapat berjalan lancar. Untuk meningkatkan efektivitas pelayanan ke depan, penelitian ini merekomendasikan penambahan unit equipment, penerapan checklist persiapan, penyediaan buffer stock, evaluasi berkala, serta penguatan koordinasi antarbagian.