%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Dollah, Elda Febri %A Fakultas Pariwisata dan Perhotelan, %B Kesejahteraan Keluarga FPP UNP %D 2025 %F repounp:46538 %I Universitas Negeri Padang %T Penerapan Sanitasi Hygiene dan Keselamatan Kerja Siswa Kelas XI Kuliner SMK Nusatama Padang pada Mata Pelajaran Praktik Makanan Oriental %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/46538/ %X Pendidikan merupakan salah satu usaha untuk mengembangkan potensi individu melalui proses pembelajaran yang terstruktur dan berkelanjutan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu jalur pendidikan formal yang fokus pada keterampilan praktik yang sesuai dengan kebutuhan industri. Salah satu Sekolah Menengah Kejuruan yang ada di Kota Padang adalah SMK Nusatama Padang. Sekolah ini memiliki lima program keahlian salah satu nya program keahlian kuliner. Dalam program keahlian kuliner salah satu mata pelajaran penting yang diajarkan adalah Sanitasi Hygiene dan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3). Hygiene sanitasi sangat penting diterapkan, terutama pada saat melaksanakan mata pelajaran praktik. Salah satu mata pelajaran praktik yang dipelajari oleh siswa kelas XI Kuliner SMK Nusatama Padang adalah makanan oriental. Penerapan sanitasi hygiene khususnya pada pengolahan makanan oriental sangat dibutuhkan. Hal ini disebabkan karena pada pengolahan makanan oriental bahan-bahan yang digunakan lebih beragam sehingga penanganan setiap makanan berbeda. Selain hygiene sanitasi, keselamatan kesehatan kerja merupakan faktor penting yang mendukung keberlangsungan siswa pada saat praktik agar merasa aman dan nyaman. Keselamatan kesehatan kerja adalah bentuk upaya untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja termasuk penyakit yang muncul akibat kelalaian, insiden dan faktor resiko lainnya (PP No.50 Tahun 2012). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dirua ng praktik SMK Nusatama Padang. Informan penelitian terdiri dari siswa kelas XI Kuliner dan guru mata pelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap sanitasi hygiene dan K3 sudah cukup baik, namun penerapannya belum konsisten. Pada aspek personal hygiene, siswa belum sepenuhnya menerapkan standar kebersihan pribadi, seperti mencuci tangan dengan benar dan penggunaan atribut praktik sesuai prosedur. Pada aspek kitchen hygiene, sebagian siswa telah menjaga kebersihan dapur dan peralatan, tetapi masih ditemukan kelalaian, terutama dalam penanganan limbah dan penyimpanan bahan makanan. Adapun pada aspek keselamatan kerja (K3), siswa telah mengenal dan menggunakan alat pelindung diri (APD), namun masih sering lalai dalam penerapannya, dan belum tersedia fasilitas penunjang seperti kotak P3K di dapur praktik.