%D 2026 %T Penerapan Standart Operasional Prosedur Pembersihan Kamar Tamu di Hotel Harper Premier Nagoya Batam %L repounp46509 %X Kebersihan kamar tamu merupakan salah satu tolok ukur utama kualitas layanan hotel berbintang. Housekeeping Department, khususnya room attendant, dituntut untuk melaksanakan pembersihan kamar sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku agar kenyamanan dan kepuasan tamu tetap terjaga. Namun, pada praktiknya di lapangan, penerapan SOP pembersihan kamartamu di Hotel HarperPremier Nagoya Batam masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan waktu pada saat tingkat hunian tinggi, keterbatasan tenaga kerja, dan konsistensi pelaksanaan tahapan kerja oleh room attendant. Studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan SOP pembersihan kamartamu di Hotel Harper Premier Nagoya Batam, mengidentifikasi kendala yang dihadapi room attendant dalam melaksanakan SOP tersebut, serta merumuskan rekomendasi perbaikan yang dapat diterapkan oleh pihak hotel. Studi kasus ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap pelaksanaan pembersihan kamar oleh room attendant, wawancara dengan Supervisor/ Housekeeping Leader dan staff housekeeping, serta dokumentasi berupa SOP tertulis hotel, logbook kegiatan PLI, dan dokumentasi kegiatan di lapangan. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa sebagian besar tahapan SOPpembersihan kamartamu di Hotel HarperPremier Nagoya Batam telah dilaksanakan sesuai standar, terutama pada tahap persiapan alat dan bahan, pembersihan tempat tidur (bed making), serta pemeriksaan akhir kamar. Meskipun demikian, ditemukan sejumlah tahapan yang belum konsisten dijalankan secara optimal, khususnya pada pembersihan area kamar mandi secara menyeluruh, penggunaan chemical sesuai takaran, dan penataan amenities, terutama pada kondisi okupansi tinggi (high occupancy). Temuan ini mengindikasikan pentingnya penguatan pengawasan langsung, evaluasi berkala terhadap kepatuhan SOP, serta pengaturan beban kerja yang proporsional bagi room attendant, khususnya pada periode kunjungan tamu yang padat, agar standar kebersihan kamar tetap terjaga secara konsisten dan citra hotel sebagai akomodasi berbintang dapat dipertahankan. %I FPP UNP %A Mahammad Najib