%L repounp46379 %I Universitas Negeri Padang %D 2025 %T Pengembangan Media PowerPoint Digital Berbasis PBL dalam Pembelajaran IPAS di Kelas V Sekolah Dasar %A Weni Anggraini %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang maksimalnya pemanfaatan media digital dalam pembuatan media pembelajaran yang bervariatif dan menarik dalam kegiatan pembelajaran. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangakan media PowerPoint digital berbasis PBL dalam pembelajaran IPAS dengan memanfaatkan fitur action di kelas V SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media PowerPoint digital yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini ialah menggunakan penelitian pengembangan (Research and Development) atau R&D dengan model pengembangan ADDIE. Model pengembangan ADDIE ini terdiri dari lima tahap, yaitu analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), penerapan (implementation), dan evaluasi (evaluation). Adapun jenis data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif yaitu didapatkan dari hasil wawancara dan observasi pada guru dan peserta didik serta dari data validasi oleh para ahli validator dan data praktikalitas yaitu pengisian angket respon guru dan peserta didik. Sedangkan data kuantitatif yaitu data yang diperoleh dari hasil uji validasi, hasil angket respon guru dan peserta didik serta hasil uji efektivitas pada produk PowerPoint. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah SDN 11 Indarung, dan Subjek penelitiannya adalah SD Semen Padang dan SDN 20 Indarung. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan pada pengembangan media PowerPoint dengan fitur action memperoleh hasil validasi materi, bahasa dan media untuk keseluruhan pada validasi pertama yaitu 75,22% dan untuk validasi ke 2 memperoleh hasil 94,87% dengan kategori sangat valid. Kemudiaan hasil praktikalitas di sekolah uji coba yaitu 96,42% untuk angket respon guru dan 98,80% untuk angket peserta didik. Sedangkan pada keseluruhan sekolah penelitian 94,63% untuk angket respon guru dan 93,21% untuk angket respon peserta didik. Dan pada hasil efektifitas dilakukan uji pretest dan posttest pada perhitungan N- Gain mendapatkan hasil 78,04% pada sekolah uji coba dan 77,77% serta 79,08% pada sekolah penelitian. Maka itu dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berupa media PowerPoint dengan fitur action pada pembelajaran IPAS di kelas V telah terbukti dinyatakan valid, praktis dan efektif untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas %K Media Pembelajaran, PowerPoint, PBL, IPAS, ADDIE