<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Pengulangan Pencelupan terhadap Hasil Warna&#13;
pada Bahan Katun dengan Ekstrak Biji Pinang (Areca catechu L) dan Daun&#13;
Sirih (Piper betle L) dengan Mordan kapur Sirih.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Arifa Aulia</mods:namePart><mods:namePart type="family">Dini</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatar belakangi oleh budaya “Makan Sirih” yang menjadi tradisi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat melayu. Dimana biji pinang, daun sirih, serta kapur sirih dimakan secara bersamaan. Pada penelitian ini penulis menggabungkan zat warna alam biji pinang dan daun sirih dengan kapur sirih sebagai mordan. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan nama warna (hue), gelap terang warna (value), dan kerataan warna. Penelitian eksperimen ini termasuk jenis penelitian True-Eksperiment. Objeknya adalah kain katun yang dicelupkan dengan ekstrak biji pinang dan daun sirih dengan pengulangan pencelupan. Data yang digunakan yaitu data primer yang bersumber dari 15 orang panelis terdiri dari 3 orang dosen dan 12 orang mahasiswa tata busana jurusan ilmu kesejahteraan keluarga. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dengan menggunakan uji Friedman K-related sample dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil dari penelitian ini ada tiga yaitu sebagai berikut: Pertama, 5 kali pengulangan pencelupan menghasilkan warna Muddy Waters Brown dengan value cukup terang dan kerataan warna rata. Kedua, 10 kali pengulangan pencelupan menghasilkan warna Sepia Brown dengan value gelap dan kerataan warna rata. Ketiga, 15 kali pengulangan pencelupan menghasilkan warna Sepia Brown dengan value sangat gelap dan kerataan warna sangat rata. Uji Friedman Krelated sample untuk gelap terang warna (value) diperoleh Nilai Signifikasi &lt; Taraf Signifikasi = 0.000 &lt; 0.05. Dan untuk kerataan warna diperoleh Nilai Signifikasi &lt; Taraf Signifikasi = 0.000 &lt; 0.05. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap gelap terang warna dan kerataan warna akibat pengaruh 5, 10, dan 15 kali pengulangan pencelupan. Demikian hasil penelitian ini, semoga dapat bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat .</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">NX Arts in general</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2019-10-18</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Ilmu Kesejahteraan Keluarga FPP UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>