%L repounp46343 %I Universitas Negeri Padang %D 2025 %T Pembuatan Asesmen Digital dengan Wizer.me pada Model PBL untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Pada Materi Kalor %A Halimatul Faradila %X Pendidikan di Indonesia saat ini telah memasuki era Revolusi Industri 4.0 atau juga dikenal sebagai pendidikan abad ke-21. Salah satu diantara kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap siswa pada abad ke-21 adalah kemampuan berpikir kritis. Namun fakta dilapangan menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya pada materi suhu dan kalor, masih tergolong rendah. Kondisi ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti model pembelajaran yang digunakan dan guru belum melibatkan teknologi atau masih berbentuk cetak dalam pembelajaran termasuk asesmen. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk membuat asesmen digital dengan Wizer.me pada model PBL untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada materi suhu dan kalor yang valid dan praktis. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian Research and Development dengan menggunakan Model Pengembangan Plomp. Penelitian ini terdiri dari 2 tahap yaitu tahap pertama preliminary research dilakukan analisis ke siswa berupa tes kemampuan awal berpikir kritis dan guru melalui wawancara. Tahap kedua, yaitu development protoyping phase yang dimulai dari merancang asesmen dan tahap evaluasi formatif yang terdiri dari tahap self evaluation yang dilakukan oleh diri sendiri, expert review yang dilakukan oleh 3 orang tenaga ahli dosen fisika FMIPA UNP, kemudian dilakukan uji kepraktisan pada tahap one to one siswa, one to one guru dan small group. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian yaitu lembar tes kemampuan berpikir kritis, lembar wawancara, lembar uji validitas dan lembar uji praktikalitas. Teknik analisis data untuk validasi produk menggukan indeks Aikens’V. Hasil penelitian penahuluan didapatkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa rendah terutama indikator membuat kesimpulan dengan rata-rata nilai 23. Pada tahap expert review didapatkan rata-rata hasil validasi produk sebesar 0,85 dengan kategori Valid. Pada tahap praktikalitas one to one siswa diperoleh nilai rata-rata sebesar 73,2 dengan kategori kepraktisan kuat. Pada tahap praktikalitas one to one guru diperoleh nilai rata-rata 94,7 dengan kepraktisan sangat kuat. Pada tahap praktikalitas small group diperoleh nilai rata-rata sebesar 80,8 dengan kategori kepraktisan sangat kuat. Jadi, dapat disimpulkan asesmen digital dengan Wizer.me pada model PBL untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada materi kalor terbukti valid dan praktis. %K PEMBUATAN ASESMEN DIGITAL DENGAN WIZER.ME