@phdthesis{repounp46303, year = {2025}, month = {November}, title = {Peningkatan Aktifitas dan Hasil Belajar Siswa X TSM 2 SMKN 1 Koto XI Tarusan Melalui Model Pembelajaran Case Based Learning.}, school = {Universitas Negeri Padang}, author = {Maiga, Wahyu Yadispama}, keywords = {CASE BASED LEARNING, KEAKTIFAN SISWA, HASIL BELAJAR}, abstract = {Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar-Dasar Otomotif, khususnya pada elemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH). Kondisi tersebut menuntut adanya penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan partisipasi siswa dan pemahaman konsep melalui pengalaman belajar yang bermakna. Salah satu model yang dianggap relevan adalah Case Based Learning (CBL), yaitu model pembelajaran yang memfokuskan kegiatan belajar pada analisis dan pemecahan kasus nyata yang berkaitan dengan konteks dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Case Based Learning. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas X TSM 2 SMKN 1 Koto XI Tarusan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi keaktifan dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Case Based Learning dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Keaktifan siswa meningkat dari 53,85\% pada siklus I menjadi 66,57\% pada siklus II, atau terjadi kenaikan sebesar (12,72\%). Sementara itu, ketuntasan hasil belajar juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada tahap pretest, ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 25\%, kemudian meningkat menjadi 53,57\% pada siklus I, sehingga terjadi kenaikan sebesar (28,57\%) dari pretest ke siklus I. Selanjutnya, pada siklus II, ketuntasan belajar kembali meningkat menjadi 78,57\%, dengan kenaikan sebesar (25\%) dari siklus I ke siklus II. Dengan demikian, secara keseluruhan terjadi peningkatan total sebesar 53,57\% dari tahap awal pretest hingga akhir tindakan siklus II.}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/46303/} }