%L repounp46118 %I Universitas Negeri Padang %D 2025 %T Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal Menggunakan Metode PKJI 2023: Studi Kasus Simpang Empat Malintang Kota Padang %A Mardiatul Ummiyah %X Pertumbuhan jumlah kendaraan di Kota Padang tidak sebanding dengan kapasitas jalan yang tersedia, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan lalu lintas, terutama di persimpangan. Salah satu titik yang mengalami kepadatan adalah simpang empat Malintang yang berfungsi sebagai jalur utama akses Pendidikan dan aktivitas masyarakat. Kondisi ini menimbulkan tundaan, antrian, dan potensi kemacetan. Metode penelitian bersifat kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui survei lapangan dan data sekunder dari instansi terkait. Parameter yang dianalisis meliputi volume lalu lintas, kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, dan peluang antrian. Hasil menunjukkan bahwa derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,84 masih berada di bawah batas maksimal 0,85. Nilai tundaan total adalah 10,18 detik/SMP, dengan peluang antrian berkisar antara 27,84% hingga 56%, yang menunjukkan Level of Service (LOS) kategori D. Hal ini menunjukkan bahwa arus lalu lintas tidak stabil dan mulai menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan. Alternatif solusi yang diusulkan mencakup pelebaran lengan simpang, penataan parkir dan aktivitas pejalan kaki, serta pengaturan prioritas gerakan. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan untuk perbaikan sistem transportasi perkotaan. %K SIMPANG TAK BERSINYAL, PKJI 2023, DERAJAT KEJENUHAN, TUNDAAN, LOS