%L repounp46100 %I Universitas Negeri Padang %D 2025 %T Implementasi Bim dalam Analisis Quantity Take Off dan Scheduling Simulation pada Pekerjaan Plumbing: Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Perpustakaan Kota Padang %A Dilla Aulia Syafitri %X Perkembangan teknologi digital dalam industri konstruksi mendorong penerapan Building Information Modeling (BIM) sebagai inovasi untuk meningkatkan efisiensi perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian proyek. Metode konvensional 2D yang masih banyak digunakan seringkali kurang mampu memberikan visualisasi yang komprehensif datimn perhitungan volume yang akurat, terutama pada pekerjaan plumbing yang membutuhkan ketelitian tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menerapkan konsep BIM sebagai metode alternatif dalam analisis Quantity Take Off (QTO) dan simulasi penjadwalan 4D pada pekerjaan plumbing Proyek Pembangunan Gedung Perpustakaan Kota Padang. Metode penelitian ini menggunakan Autodesk Revit 2024 untuk melakukan pemodelan 3D struktur atas, arsitektur, serta sistem plumbing yang mencakup instalasi air bersih, air kotor bekas, dan air kotor padat. Dari model 3D tersebut, dilakukan analisis QTO untuk memperoleh volume material yang kemudian dibandingkan dengan perhitungan konvensional proyek. Selanjutnya, model diintegrasikan ke dalam Autodesk Navisworks melalui fitur Time Liner untuk menghasilkan simulasi penjadwalan (4D) yang divisualisasikan dalam bentuk Gantt Chart. Perbandingan volume material dilakukan dengan menghitung selisih persentase antara hasil perhitungan Revit dan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan volume material antara metode konvensional dengan QTO menggunakan Revit, dengan selisih total sebesar 5,37 %. Perbedaan ini menunjukkan bahwa penggunaan BIM dapat menghasilkan perhitungan kuantitas yang lebih akurat dan rinci. Selain itu, simulasi 4D yang dibuat melalui Navisworks memberikan visualisasi tahapan pekerjaan secara jelas, sehingga membantu dalam mengidentifikasi estimasi, ketergantungan antar kegiatan, serta potensi keterlambatan. Dengan demikian, penerapan BIM terbukti mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi perencanaan, sekaligus memberikan gambaran yang lebih realistis terhadap proses pelaksanaan pekerjaan plumbing dibandingkan metode konvensional. %K BUILDING INFORMATION MODELING, QUANTITY TAKE OFF, SCHEULING SIMULATION, PLUMBINNG