%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Hidayatullah, Raihan Asra %A Universitas Negeri Padang, %B Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FIK UNP %D 2025 %F repounp:45976 %I Universitas Negeri Padang %K MOTIVASI PESERTA DIDIK, SEPAK BOL %T Motivasi Peserta Didik dalam Pembelajaran Sepak Bola terhadap Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan di sekolah Menegah Pertama Negeri 3 Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45976/ %X Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat Motivasi Peserta Didik Dalam Pembelajaran Sepak Bola Terhadap Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan di sekolah Menegah Pertama Negeri 3 Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi Jambi. Permasalahan yang melatar belakangi studi ini meliputi kurangnya keaktifan siswa, kecenderungan bermalas-malasan, minimnya pemahaman teknik dasar sepakbola, kurangnya variasi pengajaran guru, serta fasilitas dan prasarana yang belum memadai. Isu-isu ini menghambat optimalisasi proses belajar mengajar. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode persentase. Populasi penelitian adalah siswa kelas IX SMPN 3 Tanjung Jabung Timur Jambi. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup yang disebarkan kepada responden. Angket ini dirancang untuk mengukur berbagai indikator motivasi siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif untuk mengukur tingkat motivasi berdasarkan persentase jawaban. Hasil studi menunjukkan bahwa motivasi siswa kelas IX terhadap permainan sepakbola dalam pembelajaran pendidikan jasmani berada pada kategori baik, dengan rata-rata skor 84%. Empat indikator berkategori sangat baik adalah penguasaan keterampilan, pengetahuan olahraga, pengembangan sikap berhasil, dan pujian/penghargaan. Enam indikator lainnya, termasuk keinginan diterima orang lain, kesenangan terhadap sepakbola, peran teman, guru olahraga, fasilitas sekolah, dan lingkungan tempat tinggal, juga berkategori baik. Temuan ini menekankan pengaruh signifikan motivasi terhadap keberhasilan pembelajaran, serta pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan adaptif.