<mets:mets xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" LABEL="Eprints Item" OBJID="eprint_45958" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-08-11T20:41:09Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Negeri Padang</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_45958_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Implementasi Pelayanan Ala Carte pada  Saat Okupansi Tinggi di Basil Restoran Aston Batam Hotel &amp; Residence</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Indah Shalsabilla</mods:namePart><mods:namePart type="family">Yunius</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pelayanan à la carte merupakan salah satu bentuk pelayanan restoran yang menuntut ketepatan, kecepatan, dan kualitas pelayanan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Di Basil Restaurant Aston Batam Hotel &amp; Residence, pelayanan à la carte pada kondisi operasional normal telah berjalan dengan baik. Namun, pada saat tingkat okupansi hotel tinggi, peningkatan jumlah tamu menyebabkan beban kerja karyawan meningkat sehingga pelaksanaan pelayanan menghadapi berbagai kendala. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kecepatan pelayanan, koordinasi antardepartemen, serta kualitas interaksi antara pramusaji dan tamu. Oleh karena itu, studi kasus ini dilakukan untuk mengkaji kendala yang terjadi dalam implementasi pelayanan à la carte pada saat okupansi tinggi di Basil Restaurant Aston Batam Hotel &amp; Residence. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan à la carte selama periode okupansi tinggi, menganalisis penyebab terjadinya kendala tersebut, serta memberikan rekomendasi yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan di Basil Restaurant. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam studi kasus ini meliputi observasi langsung selama pelaksanaan Pengalaman Lapangan Industri, wawancara dengan supervisor dan pramusaji (waiter/waitress), serta dokumentasi terhadap aktivitas operasional restoran. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kondisi pelayanan yang terjadi di lapangan. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa kendala utama dalam implementasi pelayanan à la carte pada saat okupansi tinggi meliputi meningkatnya waktu tunggu penyajian makanan dan minuman, tingginya beban kerja pramusaji, terbatasnya jumlah tenaga kerja pada jam-jam sibuk, serta koordinasi yang lebih kompleks antara bagian pelayanan dan dapur. Kondisi tersebut menyebabkan pelayanan kepada tamu cenderung lebih berfokus pada penyelesaian operasional dibandingkan pemberian pelayanan yang bersifat personal. Meskipun demikian, penerapan SOP tetap diupayakan melalui kerja sama tim dan komunikasi yang baik antarbagian sehingga kualitas pelayanan tetap dapat dipertahankan. Berdasarkan hasil studi kasus, disarankan agar pihak hotel melakukan penyesuaian jumlah tenaga kerja pada periode okupansi tinggi, meningkatkan koordinasi melalui briefing sebelum operasional, serta memberikan pelatihan secara berkala mengenai manajemen pelayanan pada kondisi restoran yang sibuk. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu mempertahankan kualitas pelayanan à la carte dan meningkatkan kepuasan tamu meskipun jumlah pengunjung mengalami peningkatan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Hoaspitality Management</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>FPP UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_45958"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_45958_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repository Universitas Negeri Padang the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repository Universitas Negeri Padang does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repository Universitas Negeri Padang is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file ID="eprint_45958_91053_1" OWNERID="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45958/1/4_Indah%20Shalsabilla%20Yunius_24135018_2026.pdf" SIZE="5643197" MIMETYPE="application/pdf"><mets:FLocat xlink:type="simple" xlink:href="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45958/1/4_Indah%20Shalsabilla%20Yunius_24135018_2026.pdf" LOCTYPE="URL"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_45958_mods" ADMID="TMD_eprint_45958"><mets:fptr FILEID="eprint_45958_document_91053_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>