%0 Report %9 Working Paper %A Fadhilah, Amanda %A Universitas Negeri Padang, %D 2026 %F repounp:45875 %I Universitas Negeri Padang %T Analisis Peran Store Requisition (SR) dalam Mendukung Pengendalian Distribusi Barang Operational Studi Kasus pada Harris Resort Barelang Batam %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45875/ %X Pengelolaan distribusi barang operasional merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran operasional hotel. Salah satu dokumen yang digunakan dalam proses tersebut adalah Store Requisition (SR) yang berfungsi sebagai dasar pengeluaran barang dari General Store kepada departemen pengguna. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan fenomena hutang Store Requisition (SR) yang dapat memengaruhi ketepatan pencatatan persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab terjadinya hutang Store Requisition (SR), dampaknya terhadap pengendalian distribusi barang operasional, serta peran Store Requisition (SR) dalam mendukung pengendalian distribusi barang operasional di HARRIS Resort Barelang Batam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan Praktik Lapangan Industri (PLI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hutang Store Requisition (SR) terjadi karena proses persetujuan (approval) Purchase Order (PO) memerlukan waktu, sedangkan kebutuhan operasional hotel harus tetap dipenuhi sehingga barang dikeluarkan terlebih dahulu dari General Store dengan persetujuan Cost Control. Kondisi tersebut menyebabkan transaksi pengeluaran barang belum dapat diposting ke dalam sistem Visual Hotel Program (VHP) hingga proses administrasi selesai. Meskipun demikian, penerapan Store Requisition (SR) telah berjalan sesuai prosedur dan berperan penting dalam mendukung pengendalian distribusi barang operasional melalui pencatatan yang tertib, kemudahan penelusuran penggunaan barang, serta pengendalian persediaan. Oleh karena itu, peningkatan koordinasi antarbagian dan ketepatan waktu dalam penyelesaian administrasi Purchase Order (PO) diperlukan untuk meminimalkan terjadinya hutang Store Requisition (SR) serta menjaga keakuratan data persediaan.