<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Laporan Studi Kasus: Implementasi Minibar Attendant di Aston Nagoya City Hotel</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ariya Elza</mods:namePart><mods:namePart type="family">Dzakyyev</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Industri perhotelan merupakan sektor jasa yang mengutamakan kualitas pelayanan kepada tamu, sehingga penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada minibar attendant di bawah Departemen Housekeeping menjadi penting untuk memastikan proses pengecekan, pengisian ulang, pencatatan penggunaan, dan pelaporan minibar berjalan secara efektif serta sesuai standar hotel. Studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi SOP minibar attendant di Aston Nagoya City Hotel, mengidentifikasi tugas dan tanggung jawab minibar attendant, menganalisis kendala yang dihadapi selama penerapan SOP, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas operasional minibar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi selama Pengalaman Lapangan Industri, wawancara dengan Housekeeping Supervisor dan minibar attendant, dokumentasi, serta studi pustaka yang berkaitan dengan operasional Housekeeping dan minibar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SOP minibar attendant di Aston Nagoya City Hotel telah berjalan dengan baik, di mana minibar attendant melaksanakan tugas sesuai prosedur mulai dari pengecekan minibar, pengisian ulang produk, pencatatan penggunaan, hingga pelaporan kepada departemen terkait. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala, seperti perbedaan stok, keterlambatan informasi status kamar, dan potensi kesalahan pencatatan yang memerlukan evaluasi. Oleh karena itu, hotel disarankan untuk meningkatkan pengawasan terhadap penerapan SOP minibar, memperkuat koordinasi antar departemen, serta melakukan evaluasi secara berkala terhadap pencatatan dan pengelolaan stok minibar guna meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi operasional, dan kepuasan tamu.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Hoaspitality Management</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>FPP UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>