<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Hubungan Minat Membaca dengan Literasi Sains Peserta&#13;
Didik Fase F pada Pembelajaran Biologi di MAN 2 Kota&#13;
Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Annisa</mods:namePart><mods:namePart type="family">Afifah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kurikulum merdeka bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing dan unggul dibandingkan dengan negara lain terutama dalam hal literasi salah satunya literasi sains. Berdasarkan hasil survei PISA tahun 2022, literasi sains peserta didik di Indonesia masih tergolong sangat rendah. Salah satu upaya untuk meningkatkan literasi sains adalah membiasakan peserta didik untuk membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai minat membaca, nilai kemampuan literasi sains dan hubungan minat membaca dengan kemampuan literasi sains peserta didik Fase F Pada Pembelajaran Biologi di MAN 2 Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan di MAN 2 Kota Padang. Sampel penelitian ini berjumlah 71 peserta didik dengan teknik pengambilan sampel yaitu teknik Simple Random Sampling. Analisis data yang digunakan yaitu uji korelasi Pearson Product Moment, uji t dan melihat koefisien determinasi setelah diketahui data terdistribusi normal. Hasil penelitian didapatkan minat membaca peserta didik 64,75% dengan kriteria baik. Literasi sains peserta didik dengan rata-rata 59,18% dengan kategori rendah dan hubungan minat membaca dengan literasi sains memiliki r = 0,410 (korelasi sedang) hal ini berarti terdapat korelasi yang positif dan hasil uji t didapatkan thitung = 3,729 yang lebih besar dari ttabel =1,667 dan nilai koefisien determinasi 16,8%. Hal ini menunjukkan bahwa minat membaca berkontribusi 16,8% terhadap literasi sains. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa minat membaca memiliki hubungan positif yang signifikan dengan literasi sains peserta didik Fase F Pada Pembelajaran Biologi di MAN 2 Kota Padang.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QH301 Biology</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Biologi FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>