<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Rum, Rana De Laila (2025) Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Fase F di SMAS Adabiah Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sarah Hazimah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Usman</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Hasil belajar merujuk pada kemampuan yang diperoleh peserta didik setelah menjalani proses pembelajaran yang tampak melalui peningkatan pemahaman, perubahan perilaku, serta dapat diekspresikan dalam bentuk simbol, nilai, maupun uraian capaian. Namun kenyataannya hasil belajar matematika peserta didik kelas VIII di MTsN 1 Kota Padang masih tergolong rendah, hal ini diperoleh dari data nilai Sumatif Tengah Semester Ganjil peserta didik. Salah satu faktor penentu hasil belajar adalah model pembelajaran yang diterapkan. Maka dari itu, penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dipandang efektif untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan apakah hasil belajar matematika peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran PBL lebih baik dari pada hasil belajar matematika peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas VIII MTsN 1 Kota Padang tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Penelitian ini melibatkan peserta didik MTsN 1 Kota Padang pada kelas VIII. Kemudian pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dan diperoleh kelas VIII.2 dan kelas VIII.3 sebagai kelas sampel. Data dikumpulkan menggunakan tes uraian hasil belajar sebagai instrumen. Berdasarkan analisis data melalui uji-� diperoleh P-value = 0,008. Karena Pvalue &lt; 0,05 maka tolak H₀ dan terima H₁. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran PBL lebih baik dari pada hasil belajar matematika peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas VIII MTsN 1 Kota Padang tahun ajaran 2024/2025.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LC Special aspects of education</mods:classification><mods:classification authority="lcc">QA Mathematics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Matematika FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>