<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Model Pembelajaraan Koopertatif Tipe Think Pair&#13;
Share terhadap Pemahaman Konsep Matematis Peserta&#13;
Didik Kelas XI SMA Negeri 2 Koto Baru</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Miko</mods:namePart><mods:namePart type="family">Danilka</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pemahaman konsep matematis penting dikuasai oleh peserta didik. Namun nyatanya pemahaman konsep matematis peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Koto Baru masih tergolong rendah, terlihat dari hasil tes awal pemahaman konsep matematis yang dilakukan. Salah satu faktor penyebabnya adalah model pembelajaran yang kurang mendukung perkembangan pemahaman konsep matematis. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman konsep matematis peserta didik yang diajar dengan model TPS lebih baik dibandingkan dengan peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran konvensional di kelas XI SMA Negeri 2 Koto Baru. Jenis penelitiannya adalah deskriptif dan eksperimen semu (Quasy Experiment) dengan desain Non-Equivalent Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Koto Baru. Teknik pengambilan sampelnya adalah Simple Random Sampling, di mana kelas XI. F2 terpilih sebagai kelas eksperimen dan kelas XI. F3 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman konsep matematis (posttest). Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan terlebih dahulu melakukan uji normalitas dan uji homogenitas variansi Dari hasil uji hipotesis dengan � = 0,05, diperoleh � − ����� = 0,01 &lt; �, artinya terdapat perbedaan atau pengaruh yang signifikan secara statistik, sehingga �0 ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Hal ini menyimpulkan bahwa pemahaman konsep matematis peserta didik yang pembelajarannya menggunakan model TPS lebih baik daripada peserta didik yang pembelajarannya menggunakan model konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TPS memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep matematis peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Koto Baru.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LC Special aspects of education</mods:classification><mods:classification authority="lcc">QA Mathematics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Matematika FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>