<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Tinjauan Koreografi Tari Dulang di Sanggar Seni Dara Jingga Nagari Empat Koto Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ananda</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nurhasanah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Koreografi Tari Dulang Di Sanggar Seni Dara Jingga Nagari Empat Koto Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya. Jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitis. Intrument penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrument pendukung alat tulis dan kamera. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan proses dan bentuk koreografi Tari Dulang, proses koreografi ditemukan sebagai berikut: 1) ide/tema, terinspirasi dari kebiasaan masyarakat sehari-hari bekerjasama dalam mendulang di pesisiran Sungai Batang Hari di Kabupaten Dharmasraya; 2). Eksplorasi gerak dengan melihat, merasakan dan diaplikasikan dari pola aktivitas masyarakat yang dituangkan ke dalam bentuk gerak yang bervariasi; 3). Improvisasi, proses spontan yang dilakukan oleh koreografer bersama penari yang menghasil bentuk-bentuk gerak yang terpola; 4). Komposisi, pengaturan elemen-elemen tari sehingga tersusun Tari Dulang. Bentuk koreografi dari Tari Dulang terdiri dari: gerak, desain lantai, desain dramatik, komposisi kelompok, perlengkapan (properti, kostum, tata rias) dan musik iringan. Tari Dulang terdiri dari 3 Bagian desain dramatik yaitu awal, inti dan ending. Tari ini ditarikan oleh 6 orang penari perempuan, dengan 31 ragam gerak. Gerak tari dikembangkan dengan pola gerak dasar tari tradisi Minangkabau seperti: simpia, gelek, pitunggua dan Kudo-Kudo. Desain Lantai bervariasi terdapat garis horizontal, diagonal, lingkaran, zigzag, dan berbentuk V. Desain Dramatik yang ada didalam Tari Dulang adalah menggunakan desain dramatik kerucut tunggal. Kostum dikreasikan secara kreatif yaitu dengan penggunaan baju kurung berbahan satin serta kodek dan kain lame jaring sebagai aksesoris kepala, dan menggunakan songket berwarna hijau yang dipadukan dengan warna keemasan, tokah badan dan tokah bahu sebagai hiasan pada baju. Alat musik yang digunakan talempong, gendang dol, keyboard, gitar bass, drum set. Sedangkan properti yang digunakan adalah Dulang atau disebut dengan “Je” oleh masyarakat di Dharmasraya. Secara keseluruhan Koreografi Tari Dulang menggambarkan suasana yang bergembira dalam bekerjasama dan bergotong royong untuk mencari emas di sepanjang pesisiran Sungai Batang Hari.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">NX Arts in general</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2024-11</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Tari FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>