@phdthesis{repounp45609, year = {2024}, month = {August}, title = {Tari Melayu Sarumpun di Sanggar Sarai Sarumpun Kota Padang}, school = {Universitas Negeri Padang}, author = {Faiqaersya, Salsabila}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk melihat tinjauan Koreografi Tari Melayu Sarumpun di Sanggar Sarai Sarumpun Kota Padang. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrument pendukung seperti kamera foto, alat tulis dan handphone. Jenis data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah untuk menganalisis data adalah mendeskripsikan, menginterprestasi serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa Koreografi Tari Melayu Sarumpun yang dilakukan oleh koreografer Randi Rivandika adalah sebuah tarian kreasi baru yang digarap dengan pendekatan koreografi. Adapun Koreografi Tari Melayu Sarumpun dapat dilihat dari proses koreografi dan bentuk koreografi. Secara proses koreografi diantaranya ekplorasi, improvisasi dan komposisi. Suasana yang muncul dalam Tari Melayu Sarumpun sukacita. Oleh karena itu, Tari Melayu Sarumpun digarap dengan perencanaan koreografi oleh penatanya. Karena Tari Melayu Sarumpun ini diawali dengan sebuah ide yang berangkat dari kisah cinta muda-mudi di Minangkabau yang mendasari terciptanya Melayu Sarumpun. Bentuk koreografi tari ini sebagai berikut: (1) 18 ragam gerak penari perempuan yang terdiri dari: gerak awal masuk, gerak putar kanan, gerak pose, gerak ayun berputar, gerak bukak selendang, gerak malenggang salendang, gerak putar lenggang, gerak malenggang berpandang, gerak petik kanan kiri, gerak ayun salendang, gerak lenggang pola S, gerak pose duduk, gerak maambiak salendang, gerak lenggang putar berbalas, gerak lenggang bergoyang, gerak salendang goyang, gerak putar bahu, gerak pose terakhir. 14 ragam gerak penari laki-laki yang terdiri dari: gerak awal masuk, gerak menyambut, gerak tangan mengayun, gerak manusuak silang, gerak melenggang step, gerak lenggang berpandang, gerak langkah silang, gerak lenggang pola S, gerak step berpasangan, gerak lenggang sauk, gerak lenggang patiak, gerak step pola S, gerak putar bahu, gerak pose akhir. (2) Pola Lantai vertikal, horizontal dan diagonal. (3) menggunakan komposisi kelompok besar. (4) alat musik yang digunakan adalah tambua, accordion, talempong, bansi, dan bass. (5) Properti yang digunakan adalah Selendang. (6) Kostum yang digunakan adalah kostum melayu kreasi dan rias yang digunakan bagi penari Perempuan adalah rias cantik.}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45609/} }