%K Budaya Gotong Royong %L repounp45462 %D 2011 %I Universitas Negeri Padang %A Hairil Hairil %T Perubahan Budaya Gotong Royong dalam Pelaksanaan Batagak Rumah di Nagari Galugua Kabupaten Lima Puluh Kota %X Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tentang Perubahan Budaya Gotong Royong Dalam Pelaksanaan Batagak Rumah di Nagari Galugua Kabupaten Lima Puluh Kota. Latar belakang penelitian ini adalah aktivitas batagak rumah di nagari Galugua dahulunya dilakukan dengan sistem gotong royong. Namun kenyataan yang dijumpai sekarang aktivitas batagak rumah tidak lagi dilakukan dengan gotong royong tetapi dilakukan oleh tukang. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bentuk perubahan budaya gotong royong dalam batagak rumah. Faktor-faktor yang penyebab terjadinya perubahan budaya gotong royong dalam batagak rumah di nagari Galugua Kabupaten Lima Puluh Kota. Dampak perubahan budaya gotong royong dalam pelaksanaan batagak rumah di nagari Galugua Kabupaten Lima Puluh Kota. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif dan memanfaatkan informan penelitian sebagai sumber utama data dalam penelitian ini. Penentuan informan melalui teknik snowball sampling. Data yang diperoleh dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data yang dihimpun kemudian diolah melalui teknik analisa data, teknik yang digunakan untuk menguji keabsahan data adalah trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan dalam batagak rumah di nagari Galugua Kabupaten Lima Puluh Kota, pergeseran itu terlihat dari maimbau mamak, meramu, batagak tiang dan memindahi rumah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa budaya gotong royong dalam batagak rumah di nagari Galugua telah berubah tidak lagi dilaksanakan secara bergotong royong dan bersama-sama. Dari hasil penelitian ini maka disarankan jika tidak bisa membantu masyarakat yang batagak rumah dengan tenaga maka boleh dengan uang. Kepada ninik mamak, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dan generasi muda untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat istiadat yang telah diwariskan oleh nenek moyang terdahulu