%L repounp45459 %I Universitas Negeri Padang %D 2013 %T Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Berbasis Problem Solving yang disertai Peta Konsep Bergambar pada Materi Pokok Sel untuk SMA %A Hafiyani Saputri %X Media pembelajaran berupa Lembar Kegiatan Siswa (LKS) pada materi pokok sel yang digunakan di SMA Negeri 2 Payakumbuh memiliki beberapa kelemahan, diantaranya LKS kurang menarik, belum menampilkan gambar, dan kurang menyajikan latihan-latihan yang melatih siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Berbagai pendekatan bisa digunakan sebagai basis dalam pengembangan LKS, salah satunya pendekatan problem solving yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa dan mendorong siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran. Peta konsep bergambar yang ditampilkan di dalam LKS, diharapkan dapat membantu siswa membentuk pemikiran secara sistematis. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian dengan tujuan menghasilkan LKS berbasis problem solving yang disertai peta konsep bergambar pada materi pokok sel untuk SMA yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan 3 tahapan dari Model 4-D, yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Subjek penelitian ini adalah 2 orang guru dari SMA Negeri 2 Payakumbuh dan 31 orang siswa kelas XI SMA Negeri 2 Payakumbuh. Data penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari 6 orang validator, 2 orang guru, dan 31 orang siswa berupa isian angket validitas, praktikalitas, dan respon. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dalam bentuk persentase. Dari penelitian ini dihasilkan LKS berbasis problem solving yang disertai peta konsep bergambar pada materi pokok sel untuk SMA. LKS yang dihasilkan memiliki kriteria valid dengan rata-rata nilai validitas sebesar 86,88%, memiliki kriteria praktis baik oleh guru dengan rata-rata nilai praktikalitas sebesar 82,03% dan oleh siswa dengan rata-rata nilai praktikalitas sebesar 84,5%, dan memiliki kriteria baik oleh guru dengan rata-rata nilai respon sebesar 84,4% dan oleh siswa dengan rata-rata nilai respon sebesar 88,31%. Dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis problem solving yang disertai peta konsep bergambar pada materi pokok sel untuk SMA telah valid dan praktis untuk dapat digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah. %K Media pembelajaran