<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Sektor Usaha terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2011-2015</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Chyntia</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ahmad</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Keadaan tenaga kerja di Sumatera Barat pada tahun 2015 adalah jumlah penduduk yang mengalami peningkatan dari tahun 2014 sebanyak 0.7 persen. Angka beban ketergantungan yang masih tinggi yakni sebesar 55.58 persen pada tahun 2015. Semakin tingginya angka ketergantungan akan menggambarkan banyaknya tanggungan orang bekerja terhadap orang yang tidak bekerja. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja di Sumatera Barat menurun dari tahun 2014 dan Tingkat Pengangguran Terbuka di Sumatera Barat naik dari tahun 2015.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis (1) Pengaruh sektor usaha dominan secara parsial terhadap penyerapan kerja di Sumatera Barat (2) Pengaruh sektor sektor usaha dominan secara simultan terhadap penyerapan tenaga kerja di Sumatera Barat. Obyek penelitian adalah kabupaten dan kota yang ada di Pronvinsi Sumatera Barat 2011-2015. Jenis data adalah data sekunder. Data dikumpulkan dari situs resmi Badan Pusat Statistik.Metode pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh, total sampel pada penelitian ini adalah 19 kabupaten dan kota. Analisis yang dilakukan adalah analisis regresi data panel.Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial bahwa sektor pertanian,kehutanan dan perikanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan nilai koefisien regresi 0,0013272 . Sektor industri pengolahan tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan koefisien regresi 0.000369. Secara simultan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor industri pengolahan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HB Economic Theory</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018-09-05</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Ekonomi FEB UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>