<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>An Analysis of Students’ Pronunciation Ability : A&#13;
Study of Second Grade Students at SMA N 1 Pariaman</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Gusti</mods:namePart><mods:namePart type="family">Hafsari</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini merupakan penelitian tentang kemampuan pengucapan Bahasa Inggris oleh siswa kelas XI SMA berdasarkan aspek yang termuat dalam kemmpuang pengucapan. Kemampuan mereka dianalisis melalui rubrik pengucapan yang memuat tiga aspek yaitu vowels, consonants dan intonation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan para siswa dalam hal pengucapan kata-kata dalam Bahasa Inggris. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif (descriptive research). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Pariaman tahun ajar 2015-2016 yang terdiri dari 8 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster sampling sehingga didapat 68 orang siswa dari kelas XI.IPA.2 dan XI.IPA.4 sebagai sampel. Instrument yang digunakan adalah tes pengucapan dalam bentuk dialog. Pengucapan siswa dianalisis menggunakan rubrik pengucapan yang dikemukakan oleh Henrichson. Berdasarkan hasil penelitian ini, persentase yang dihasilkan adalah 43%, dimana itu berarti bahwa rata-rata siswa memiliki kemampuan pengucapan kata-kata Bahasa Inggris yang buruk, terutama dalam pengucapan vowels dan penggunaan intonation. Kemampuan pengucapan mereka ini dipengaruhi oleh berbagai hal diantaranya adalah pengaruh dari Bahasa Indonesia yang digunakan sehari-hari dan juga dipengaruhi oleh familiaritas mereka terhadap kata-kata Bahasa Inggris tersebut. Untuk itu diharapkan pada siswa untuk terus memiliki motivasi dalam memperbaiki pengucapan Bahasa Inggris mereka, sehingga nantinya pengucapan mereka mudah untuk dipahami. Disamping itu, guru diharapkankan juga dapat berperan aktif dalam membimbing siswa untuk memiliki pengucapan yang baik melalui teknik-teknik pengajaran yang mudah dimengerti siswa</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LB Theory and practice of education</mods:classification><mods:classification authority="lcc">PE English</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2016-01-28</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>