TY - THES UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45339/ N2 - Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya persentase ketuntasan hasil belajar siswa di SMK N 1 Koto XI Tarusan kelas X TAV pada mata diklat MDDE pada kompetensi komponen elektronika pasif, aktif, dan optik yaitu kurang dari 50%. Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar siswa adalah model pembelajaran, maka dilakukan penelitian dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan desain Randomized Control Group Posttest Only Design. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar MDDE adalah pre-test dan post-test. Hasil perhitungan uji normalitas data hasil belajar siswa setelah perlakuan didapatkan mean = 83,25 diperoleh 2 ? diperoleh 2 ? hitung = 2,385. Banyaknya data 24 dan dk = 5 maka tabe l= 11,07 dengan demikian 2 ? test hasil belajar MDDE terdistribusi normal. hitung < 2 ? tabel , ini berarti nilai post Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata post test kelas eksperimen 83,25 dan kelas kontrol 73,46. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari hasil belajar siswa antara kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran langsung. Sedangkan dari perhitungan t-tes diperoleh t hitung adalah 4,29. TI - Perbedaan Hasil Belajar Siswa menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dan Model Pembelajaran Langsung pada Mata Diklat MDDE Kelas X TAV SMKN 1 Koto XI Tarusan A1 - Putra, Ismelsa AV - public M1 - Skripsi Y1 - 2015/// PB - Universitas Negeri Padang ID - repounp45339 ER -