<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengembangan Media Pembelajaran pada Materi Sistem Regulasi Manusia untuk SMA Berbentuk Electronic Learning (E-Learning) Berbasis Web</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Jodi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Setiawan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menyentuh dunia pendidikan, salah satunya adalah internet. Pemanfaatan internet dalam dunia pendidikan dapat diwujudkan dalam bentuk media pembelajaran berbentuk  e-learning berbasis web atau yang lebih dikenal dengan e-learning. Saat ini berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah untuk mendukung program e-leaning di sekolah. Namun, masih banyak sekolah yang belum menerapkan e-learning walaupun sekolah tersebut memiliki potensi untuk menerapkannya. Berdasarkan hal tersebut, penulis melakukan penelitian dengan tujuan menghasilkan media pembelajaran berbentuk e-learning yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan empat fase dari model Plomp. Pada fase investigasi awal dilakukan pengumpulan dan analisis informasi, serta mendefenisikan masalah. Pada fase desain dilakukan pembandingan dan evaluasi alternatif penyelesaian masalah sehingga dihasilkan pilihan desain terbaik. Desain yang dipilih adalah pengembangan media pembelajaran berbentuk e-learning. Selanjutnya, pada fase realisasi dilakukan pembuatan media yang telah ditentukan pada fase desain. Pada tahap tes, evaluasi, dan revisi  dilakukan uji validitas media oleh validator (tiga orang dosen biologi dan tiga orang guru biologi SMA), serta uji praktikalitas media oleh tiga orang guru biologi dan 30 orang siswa kelas XII IA 2 SMA Negeri 1 Kota Solok. Hasil uji validitas e-learning memperoleh persentase sebesar 87,63% dengan kriteria valid. Hasil uji praktikalitas e-learning memperoleh persentase sebesar 85,27% menurut guru dan 82,54% menurut siswa dengan kriteria praktis. Kesimpulan dari penelitian ini, e-learning telah valid dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LB1603 Secondary Education. High schools</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2013</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Biologi FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>