%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Feri, Feri %A FIP, %B Teknologi Pendidikan FIP UNP %D 2015 %F repounp:45281 %I Universitas Negeri Padang %T Pengelolaan Laboratorium Multimedia sebagai Pusat Sumber Belajar di SMP Negeri 2 Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45281/ %X Laboratorium multimedia diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran yang berbasis multimedia. Oleh karena itu perlu adanya pengelolaan yang baik dan optimal agar PSB tersebut benar-benar memberikan dampak positif, menciptakan pembelajaran yang efektif dan efisien sehingga mampu berkontribusi maksimal dalam proses pembelajaran di SMP Negeri 2 Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Laboratorium Multimedia Sebagai Pusat Sumber Belajar di SMP Negeri 2 Padang. Penelitian ini berbentuk kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Padang yang berlokasi di Jln. Bundo Kandung no. 27. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah observasi dengan wawancara terhadap pengelola laboratorium multimedia, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa SMP Negeri 2 Padang dan alat pengumpul data yang digunakan berupa lembar catatan. Dalam penelitian ini teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan berupa perpanjangan pengamatan, triangulasi dan peningkatan ketekunan pengamatan. Tekhnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif berupa data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pengelolaan laboratorium multimedia di SMP Negeri 2 Padang sudah cukup baik, hal ini terlihat dari adanya pemberian informasi jadwal, membantu menyediakan perangkat-perangkat yang dibutuhkan oleh guru dan melakukan perawatan terhadap perangkat-perangkat multimedia yang ada. Proses pembelajaran di laboratorium multimedia lebih efektif dibanding kelas rEguler, karena ruangan laboratorium multimedia didukung oleh berbagai perangkat multimedia yang beragam sebagai penunjang proses pembelajaran. Ruangan laboratorium multimedia dilengkapi dengan infocus, mikrophone, sound sistem, sambungan internet, televisi, komputer yang telah disetting dengan LAN (Local Area Network), dan AC (Air Conditioning). Namun ketidak pastian jadwal pemamfaatan laboratorium multimedia dan kurangnya pemahaman guru dalam pemamfaatan multimedia menjadi kendala dalam pengelolaan laboratorium multimedia. Sehingga pengelola berusaha melakukan kordinasi dengan guru pengguna laboratorium multimedia dan mengadakan workshop seputar multimedia untuk meminimalisir dampak dari adanya kendala tersebut.