%K Problems Faced %L repounp45196 %D 2013 %I Universitas Negeri Padang %A Gita Rahmi %T Problems Faced by English Department Students of Faculty of Language and Arts of State University of Padang in Critical Reading. %X Penelitian ini dilaksanakan untuk menemukan masalah yang dihadapi mahasiswa dalam critical reading karena temuan penelitian awal menunjukkan bahwa mahasiswa masih menghadapi masalah dalam membaca. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Bahasa Inggris tahun masuk 2008. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan cluster sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas kependidikan 2 yang terdiri dari 34 mahasiswa. Data diambil dengan menggunakan tes dan interview. Sebelum tes diberikan kepada mahasisiwa sebanyak dua kali, Try Out juga dilakukan dulu sebanyak dua kali. Pertanyaan yang diujikan adalah dalam bentuk pilihan ganda. Untuk mengetahui reliability dan item difficulty dari soal, ada 46 pertanyaan yang diujikan dalam Try Out. Hasilnya menunjukkan bahwa soal memiliki reliability 0.686 (reliable) dan soal yang memiliki kesulitan sedang adalah 11 soal tentang writer’s tone, 10 soal tentang writer’s point of view, dan 8 soal tentang writer’s purpose. Karena soal yang digunakan untuk tes berjumlah 30 soal, maka 1 soal dengan kesulitan sedang tentang writer’s tone dibuang dan 2 soal untuk writer’s purpose direvisi. Hasil tes menunjukkan bahwa skor mahasiswa dalam ketiga sub skills ini tergolong rendah secara rata-rata. Dari keseluruhan mahasiswa yang mengikuti tes, tidak ada yang berhasil memperoleh skor pada rentangan 66-100. Sebaliknya, 50.00% mahasiswa memperoleh skor pada rentangan 41-55 (D), 35.29% mahasiswa memperoleh skor pada rentangan 0-40 (E) dan hanya 14.70% mahasiswa mendapatkan skor pada rentangan 56-65 (C). Hasil wawancara juga menunjukkan bahwa mereka memiliki masalah dalam menjawab soal-soal tersebut. Masalah tersebut adalah vocabulary, background knowledge, complex sentences, pengetahuan mengenai definisi dari skill itu sendiri, pengetahuan mengenai cara mengetahui ketiga sub skills ini, dan lainnya. Berdasarkan penjelasan di atas bisa disimpulkan bahwa kemampuan critical reading mahasiswa masih rendah dan berdasarkan hasil wawancara, ada beberapa masalah yang mereka hadapi dalam critical reading. Untuk itu disarankan kepada jurusan Bahasa Inggris untuk merevisi silabus pengajaran mata kuliah Reading dan menekankan pentingnya pengajaran critical reading dan strategi untuk menguasai kosa kata dalam kelas Reading. Para dosen diharapkan juga bisa memberikan latihan dan tugas yang lebih banyak tentang critical reading dan menemukan cara untuk meningkatkan minat membaca mahasiswa.