<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Hubungan Motivasi Belajar Ekstrinsik dengan Kompetensi Belajar Kognitif Selama Pembelajaran Daring Biologi Peserta Didik Kelas X SMAN 7 Solok Selatan</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ila</mods:namePart><mods:namePart type="family">Mursi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting bagi &#13;
kehidupan. Pendidikan tidak terlepas dari kegiatan belajar dan mengajar. Masalah yang sering dihadapi dalam proses pembelajaran adalah rendahnya kompetensi belajar yang diperoleh oleh peserta didik. Salah satu faktor yang mempengaruhi kompetensi belajar peserta didik adalah motivasi. Motivasi belajar ada dua yaitu motivasi belajar intrinsik dan motivasi belajar ekstrinsik. Motivasi belajar intrinsik adalah motivasi yang berasal dari dalam diri peserta didik itu sendiri, sedangkan motivasi belajar ekstrinsik adalah motivasi belajar yang berasal dari luar diri peserta didik seperti lingkungan, keluarga, teman, pujian, hukuman dan sebagainya. Hasil observasi di SMAN 7 Solok Selatan menunjukan bahwa motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Biologi tergolong rendah. Hal ini terlihat dari kurangnya partisipasi dan respon peserta didik dalam pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi belajar ekstrinsik dengan kompetensi belajar kognitif Biologi peserta didik kelas X. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi yang telah dilakukan pada bulan April di kelas X SMAN 7 Solok Selatan tahun pelajaran 2020/2021. Sampel berjumlah 108 orang peserta didik yang terdiri dari empat kelas. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik satruration sampling. Teknik satruration sampling merupakan teknik pengambilan sampel jenuh yaitu seluruh anggota populasi dijadikan sampel. Instrumen penelitian menggunakan angket motivasi belajar ekstrinsik. Data penelitian dianalisis menggunakan korelasi Product Moment Pearson kemudian dilakukan uji t untuk mengetahui korelasinya. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara motivasi belajar ekstrinsik dengan kompetensi belajar kognitif Biologi peserta didik pada kelas X SMAN 7 Solok Selatan dengan nilai korelasi motivasi belajar ekstrinsik dengan kompetensi belajar termasuk kategori sedang atau cukup dengan nilai r= 0,43. Besar kontribsusi motivasi belajar ekstrinsik terhadap kompetensi kognitif adalah 20,77%.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LB1603 Secondary Education. High schools</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2021</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Biologi FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>