TY - THES M1 - Skripsi Y1 - 2012/06// UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45073/ PB - Universitas Negeri Padang AV - public A1 - Putra, Doni ID - repounp45073 N2 - Penelitian ini dilatar belakangi oleh pelaksanaan pemilu legislatif 2009 dinilai kurang berhasil dibandingkan dengan pelaksanaan pemilu tahun 2004. Karena perolehan suara pada pemilu legislatif 2009 lebih rendah dan tingkat surat suara tidaksah lebih tinggi dibandingkan pemilu tahun 2004. Hal ini disebabkan karena perubahan-perubahan dalam pelaksanaan pemilu legislatif 2009, seperti cara penandaan suarat suara pada pemilu tahun 2004 mencoblos sedangkan pada pemilu legislatif 2009 mencontreng, dan surat suara yang harus ditandai oleh pemilih sebanyak 4 surat suara (DPR-RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/ Kota, dan DPD), serta peeserta pemilu diikuti oleh 38 partai politik. Jika tidak disosialisasikan sejak dini dan intensif maka akan menimbulkan keraguan bagi pemilih dalam pelaksanaan pemilu legislatif 2009. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatandeskriptif. Informan penelitian ini ditentukan dengan cara purposive sampling. Jenis datanya adalah data primer dan sekunder dikumpulkan melalui wawancara, dan studi dokumenter berupa memo, pengumuman, instruksi, peraturan dan lain-lain. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data. Kemudian dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, interprestasi data dan pengambilan kesimpulan dari data yang diperoleh selama ini. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa peranan KPU Kota Padang dalam pelaksanaan sosialisasi pemilu legislatif 2009 dilakukan dengan berbagai cara, yaitu dengan mekanisme sosialisas secara langsung dengan metode tatap muka dengan mandatangi langsung sasaran sosialisasi pemilu legislatif 2009. Dan dengan mekanisme sosialisasi pemilu secara tidak langsung dengan metode alat bantu yaitu melalui media elektronik, media massa, dan media cetak terbatas. Selanjutnya yang menjadi hambatan KPU Kota Padang dalam pelaksanaan sosialisasi pemilu legislative 2009 meliputi faktor internal dan faktor eksternal. Adapun faktor internalnya adalah permasalahan anggaran dan keterbatasan sumber daya manusia yang ada di KPU kota Padang. Sedangkan faktor eksternalnya adalah penjadwalan kegiatan sosialisasi yang berbenturan dengan kegiatan KPU lainnya, dan jadwal kegiatan sosialisasi yang berbenturan dengan jadwal ujian siswa/siswi SLTA dikota Padang, serat sarana dan prasaran pendukung yang kurang memadai. TI - Peranan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang dalam Sosialisasi Pemilu Legislatif 2009 di Kota Padang ER -