<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Peranan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang dalam Sosialisasi Pemilu Legislatif 2009 di Kota Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Doni</mods:namePart><mods:namePart type="family">Putra</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatar belakangi oleh pelaksanaan pemilu legislatif 2009&#13;
dinilai kurang berhasil dibandingkan dengan pelaksanaan pemilu tahun 2004.&#13;
Karena perolehan suara pada pemilu legislatif 2009 lebih rendah dan tingkat surat&#13;
suara tidaksah lebih tinggi dibandingkan pemilu tahun 2004. Hal ini disebabkan&#13;
karena perubahan-perubahan dalam pelaksanaan pemilu legislatif 2009, seperti&#13;
cara penandaan suarat suara pada pemilu tahun 2004 mencoblos sedangkan pada&#13;
pemilu legislatif 2009 mencontreng, dan surat suara yang harus ditandai oleh&#13;
pemilih sebanyak 4 surat suara (DPR-RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/&#13;
Kota, dan DPD), serta peeserta pemilu diikuti oleh 38 partai politik. Jika tidak&#13;
disosialisasikan sejak dini dan intensif maka akan menimbulkan keraguan bagi&#13;
pemilih dalam pelaksanaan pemilu legislatif 2009.&#13;
Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan&#13;
menggunakan pendekatandeskriptif. Informan penelitian ini ditentukan dengan&#13;
cara purposive sampling. Jenis datanya adalah data primer dan sekunder&#13;
dikumpulkan melalui wawancara, dan studi dokumenter berupa memo,&#13;
pengumuman, instruksi, peraturan dan lain-lain. Uji keabsahan data&#13;
menggunakan triangulasi sumber data. Kemudian dianalisis dengan cara reduksi&#13;
data, penyajian data, interprestasi data dan pengambilan kesimpulan dari data&#13;
yang diperoleh selama ini.&#13;
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa peranan KPU Kota Padang dalam&#13;
pelaksanaan sosialisasi pemilu legislatif 2009 dilakukan dengan berbagai cara,&#13;
yaitu dengan mekanisme sosialisas secara langsung dengan metode tatap muka&#13;
dengan mandatangi langsung sasaran sosialisasi pemilu legislatif 2009. Dan&#13;
dengan mekanisme sosialisasi pemilu secara tidak langsung dengan metode alat&#13;
bantu yaitu melalui media elektronik, media massa, dan media cetak terbatas.&#13;
Selanjutnya yang menjadi hambatan KPU Kota Padang dalam pelaksanaan&#13;
sosialisasi pemilu legislative 2009 meliputi faktor internal dan faktor eksternal.&#13;
Adapun faktor internalnya adalah permasalahan anggaran dan keterbatasan&#13;
sumber daya manusia yang ada di KPU kota Padang. Sedangkan faktor&#13;
eksternalnya adalah penjadwalan kegiatan sosialisasi yang berbenturan dengan&#13;
kegiatan KPU lainnya, dan jadwal kegiatan sosialisasi yang berbenturan dengan&#13;
jadwal ujian siswa/siswi SLTA dikota Padang, serat sarana dan prasaran&#13;
pendukung yang kurang memadai.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">L Education (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2012-06</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FIS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>