%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Nofriyoliadi, Dodi %A FT, %B Pendidikan Teknik Elektronika FT UNP %D 2011 %F repounp:45061 %I Universitas Negeri Padang %T Efisiensi dan Eefektivitas Daya Tangkap Antena Eksternal Payungbolic dengan Antena directional parabola pada WLAN 2,4 Ghz %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45061/ %X Wireless LAN (WLAN) dinilai sangat efisien tetapi tetap memiliki beberapa kelemahan, salah satunya adalah terbatasnya area yang dapat dilayani oleh accespoint. Antena payungbolic merupakan salah satu antena yang dapat digunakan untuk menangkap sinyal WLAN 2,4 GHz pada sisi penerima. Antena ini termasuk dalam kategori antena parabola yang terdiri dari reflector, director dan feeder (focus). reflectornya mengunakan payung bekas dan tangkai payung yang di manfaatkan untuk penempatan feeder (focus) dan director. Fokus menggunakan pipa paralon yang diberi foil (lapisan tembaga). Pada bagian fokus dipasang sebuah USB adapter yang berfungsi untuk menampung semua sinyal yang dipantulkan oleh reflektor kemudian disalurkan ke komputer atau laptop melalui kabel penghubung. Antena ini dapat dibuat sendiri dengan biaya yang tidak terlalu mahal dibandingkan antena grid yang ada di pasaran. Untuk melihat kelayakan sebuah alat perlu dibandingkan dengan peralatan yang sudah ada dan memiliki data sheet standar. Maka dilakukanlah penelitian dengan membandingkan efisiensi dan efektivitas daya tangkap Antena eksternal payungbolic dengan Antena directional parabola. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen sungguhan, yaitu melakukan percobaan pengukuran signal strength terhadap kedua antena pada lokasi yang sama, ketinggian, dan panjang kabel sama serta dipilih lokasi yang dapat menerapkan komunikasi LOS. Dari hasil percobaan yang dilakukan di lima jarak (radius) yakni pada radius 50 meter, 75 meter, 125 meter, 150 meter, dan 300 meter, terlihat jelas terjadi penurunan kuat sinyal, semakin jauh jarak tangkap semakin kecil sinyal yang diterima, hal ini terjadi pada kedua antena. Setelah data didapatkan berupa signal strength selanjutnya dilakukan perhitungan gain antena. Dari hasil perhitungan gain antena terlihat jelas perbedaan gain antena payungbolic dengan antena directional parabola. Untuk melihat apakah perbedaan gain antena signifikan dianalisis dengan uji t. Dari uji t tersebut ternyata t hitung lebih kecil dari t tabel, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan gain yang signifikan antara antena payungbolic dan directional parabola pada jarak ≤ 300 meter.