%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Syafaringga, Fajrin %A FIS, %B Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FIS UNP %D 2012 %F repounp:45041 %I Universitas Negeri Padang %T Upaya Polisi Lalu Lintas Kepolisian Resort Sawahlunto dalam Mewujudkan Profesionalisme Polri: Studi pada Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45041/ %X Penelitian ini mengungkapkan tentang Upaya Polisi Lalu Lintas Polres Sawahlunto dalam Mewujudkan Profesionalisme Polri (studi pada unit Turjawali) yang difokuskan pada pelaksanaan tugas unit Turjawali, kendala yang dihadapi oleh Polisi Lalu Lintas dalam mewujudkan profesionalisme Polri dan upaya yang ditempuh oleh Polisi Lalu Lintas Polres Sawahlunto dalam mewujudkan profesionalisme Polri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hal tersebut dilakukan karena penulis berusaha untuk membuat deskripsi tentang upaya yang dilakukan oleh Polisi Lalu Lintas Polres Sawahlunto dalam mewujudkan profesionalisme Polri. Informan penelitian ini terdiri dari Kasat Lantas Polres Sawahlunto, Kanit Turjawali Satlantas Polres Sawahlunto, Kaur Mintu Satlantas Polres Sawahlunto, Banit Mintu, Banit BM, Banit Tilang, Anggota Polres Sawahlunto, masyarakat kota Sawahlunto dan Satuan Lalu Lintas Polres Sawahlunto. Data ini penulis kumpulkan dengan mengadakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa tugas yang dijalankan unit Turjawali yaitu berdasarkan Standar Operasional Prosedur dengan dasar hukumnya yaitu Undang-undang No 1 tahun 1946 tentang KUHP, Undangundang No 8 tahun 1981 tentang KUHP, Undang-undang No 39 tahun 1999 tentang HAM, Undang-undang No 2 tahun tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Undang-undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kendala yang ditemui dalam mewujudkan profesionalisme Polri terdiri dari kendala internal seperti kurangnya personil, sarana dan prasarana yang tidak memadai dan sebagainya. Sedangkan untuk kendala eksternal yaitu rendahnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas. Untuk itu Satlantas Polres Sawahlunto sudah berupaya mengatasi kendala tersebut seperti melakukan berbagai pelatihan kepada anggota, melakukan evaluasi, himbauan kepada masyarakat, peningkatan disiplin dan sebagainya. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa upaya Polantas dalam mewujudkan profesionalisme Polri sudah mulai dilakukan. Namun sejauh ini memang masih belum optimal. Saran penulis yaitu dengan meningkatkan keprofesionalan tugas anggota dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.