<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Upaya Meningkatan Aktifitas Belajar Siswa melalui Metode Talking Stick dalam Pembelajaran PKn di Kelas X.2 SMA N 1 Talamau Kabupaten Pasaman Barat</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Indra</mods:namePart><mods:namePart type="family">Jeni</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Latar belakang penelitian dimulai dari kondisi rendahnya aktifitas belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran PKn. Selain itu siswa merasa jenuh dengan metode pengajaran yang masih bersifat konvensional (ceramah), dan metoda pembelajaran yang digunakan guru sering kali tidak mampu merangsang (menstimulus) siswa untuk kreatif mengikuti proses pembelajaran. Padahal siswa butuh sesuatu penyegaran dan sesuatu yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan aktifitas belajar siswa melalui metode talking stick, serta menjelaskan masalah dan kendala yang terjadi dalam meningkatkan aktifitas belajar siswa. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK), yaitu penelitian yang dilakukan untuk meningkatkan Aktifitas belajar siswa dalam pembelajaran PKn di Kelas X.2 SMA N 1 Talamau Kabupaten Pasaman Barat. Subjek penelitian adalah di kelas X.2  yang berjumlah 30 orang siswa. Alat pengumpul data yang digunakan adalah lembar observasi keaktifan siswa setiap siklus dan catatan harian peneliti. Penelitian ini terdiri dari dua siklus.  Dari hasil penelitian didapatkan bahwa aktifitas belajar siswa dengan menggunakan metode talking stick meningkat yaitu pada siklus I rata-rata aktifitas  belajar siswa 58,15% (siswa banyak aktif) dan pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa 77,37% (siswa banyak sekali aktif). Dengan demikian terjadi peningkatan sekitar 19,22 % rata-rata keaktifan siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode talking stick sangat bermanfaat dan dapat meningkatkan aktifitas belajar siswa. Oleh karena itu kepada para guru, terutama guru PKn, diharapkan mau dan mampu mengunakan metode Talking stick dalam kegiatan peningkatan aktifitas belajar siswa dan agar proses pembelajaran tidak monoton.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LB1603 Secondary Education. High schools</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2013</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Ilmu Sosial Politik FIS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>