<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Peran Guru dalam Pembelajaran PPKn&#13;
dengan Pendekatan Saintifik di SMPN 1 Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Fitriyanis</mods:namePart><mods:namePart type="family">Fitriyanis</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pendekatan baru dalam&#13;
pembelajaran pada kurikulum 2013 yaitu pendekatan saintifik. Dalam pendekatan&#13;
saintifik terdapat lima langkah pembelajaran yaitu mengamati, menanya,&#13;
mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan, dengan adanya&#13;
pendekatan saintifik tersebut peran guru sangat diharapkan pada tiap-tiap tahap&#13;
pendekatan saintifik yaitu sebagai fasilitator, pembimbing, motivator, informator,&#13;
dan evaluator. Namun faktanya menunjukkan bahwa peran guru dalam&#13;
pembelajaran PPKn dengan pendekatan saintifik belum optimal.Oleh karena itu,&#13;
penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam pembelajaran&#13;
PPKn dengan pendekatan saintifik di SMP Negeri 1 Padang.&#13;
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan&#13;
metode deskriptif.Pemilihan informan dilakukan dengan tekhnik Purposive&#13;
Sampling.Jenis datanya data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui&#13;
observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan&#13;
dengan cara triangulasi sumber data. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi&#13;
data, display data, dan penarikan kesimpulan&#13;
Berdasarkan hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa Peran guru&#13;
dalam pembelajaran PPKn dengan pendekatan saintifik pada perencanaan&#13;
pembelajaran sudah terlihat dengan dicantumkannya peran yang akan dilakukan&#13;
guru ke dalam RPP. Namun peran guru dalam pelaksanaanpendekatan saintifik&#13;
belum sepenuhnya terlihat dalam proses pembelajaran. Peran guru pada tahap&#13;
mengamati yaitu fasilitator dan informator, peran guru pada tahap mengumpulkan&#13;
informasi yaituinformator dan fasilitator, peran guru pada tahap&#13;
mengkomunikasikan yaitu motivator, peran guru pada tahap menanyayaitu&#13;
pembimbing dan motivator, peran guru pada tahap mengasosiasi yaitu&#13;
pembimbing. Peran guru pada penilaian (evaluasi) dengan pendekatan saintifik,&#13;
guru sebagai evaluator dalam pembelajaran lebih banyak melakukan penilaian&#13;
pengetahuan, hal ini tidak sesuai dengan yang diamanatkan dalam kurikulum&#13;
2013, kendala yang dihadapi guru adalah terlalu banyaknya penilaian yang harus&#13;
dilakukan guru dalam pembelajaran sehingga membuat guru bingung dan repot.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LB Theory and practice of education</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2014-12-18</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Ilmu Sosial Politik FIS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>