<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Pengunaan Model Pembelajaran Make a Match&#13;
terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Teknologi&#13;
Informasi dan Komunikasi (TIK) Siswa Kelas XI.IPS&#13;
SMA Negeri 1 Banuhampu</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Fitri</mods:namePart><mods:namePart type="family">Yona</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Permasalahan dalam penelitian ini adalah kenyataan yang ditemukan di&#13;
lapangan yaitu di SMA Negeri1 Banuhampu, masih banyak siswa kelas X (Sepuluh)&#13;
yang memperoleh hasil belajar di bawah standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)&#13;
pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang ditetapkan&#13;
sekolah yaitu 70 dengan rentangan 0 - 100. Banyak faktor yang mempengaruhi,&#13;
diantaranya yaitu model pembelajaran, faktor internaldan faktor eksternal. Untuk itu&#13;
dilakukan pembelajaran kooperatif tipe Make a Match (Mencari Pasangan).Tujuan&#13;
dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan ada tidaknya perbedaan antara hasil&#13;
belajar yang menggunakan pembelajaran Make a Match dengan hasil belajar siswa&#13;
yang menggunakan pembelajaranlangsung pada mata pelajaran Teknologi Informasi&#13;
dan Komunikasi siswa kelas XI.IPS SMA Negeri 1 Banuhampu tahun ajaran&#13;
2011/2012. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak dan dilakukan uji&#13;
normalitas dan homogenitas populasi. Kelas eksperimen adalah kelas yang diberi&#13;
perlakuan dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan&#13;
yang menjadi kelas kontrol adalah kelas yang menggunakan pembelajaran langsung.&#13;
Data dikumpulkan dari tes hasil belajar berupa soal objektif sebanyak 30 butir soal.&#13;
Data yang diperoleh dianalisis untuk uji normalitas, uji homogenitas, dan uji&#13;
hipotesis. Dari hasil tes penelitian didapat nilai rata-rata siswa yang menggunakan&#13;
model pembelajaranMake a Match yaitu 77,93 sementara siswa yang hanya&#13;
menggunakan model pembelajaran langsung lebih rendah yaitu 72,66. Sedangkan&#13;
dari hasil hipotesis dengan perhitungan manual yaitu dengan uji t diperoleh&#13;
thitung(2,596)&gt; ttabel (1,673). Dengan demikian hipotesis alternative (Ha) diterima. Hal&#13;
ini berarti bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match pada kelas&#13;
eksperimen memberikan pengaruh terhadap hasil belajar mata pelajaran Teknologi&#13;
Informasi dan Komunikasi siswa kelas XI.IPS SMA Negeri 1 Banuhampu.Dan pada&#13;
uji persentase pengaruh terhadap hasil belajar sebesar 7,25 %.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LB Theory and practice of education</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2013-09-27</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Elektronika FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>