<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Penerapan Nilai-nilai Demokrasi di Lembaga Pemerintahan Nagari&#13;
di Kenagarian IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Afrita</mods:namePart><mods:namePart type="family">Afrita</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan nilai-nilai&#13;
demokrasi di lembaga pemerintahan Nagari di Kenagarian IV Koto Hilie Kecamatan&#13;
Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini dilatar belakangi oleh&#13;
kurangnya nilai-nilai demokrasi diterapkan dalam lembaga pemerintahan Nagari.&#13;
Dalam penyelenggaraan pemerintahan, belum optimalnya peran pemerintah dalam&#13;
menyelenggarakan pergantian pimpinan, mewujudkan keadilan, melakukan kerja&#13;
sama, dan menciptakan pemerintahan yang transparan.&#13;
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan&#13;
deskriptif. Informan dalam penelitian ini ditentukan dengan cara purposive sampling.&#13;
Jenis datanya adalah data primer dan sekunder dikumpulkan melalui wawancara,&#13;
observasi dan studi dokumenter. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi&#13;
sumber. Kemudian dianalisis dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian&#13;
data dan pengambilan kesimpulan.&#13;
Hasil temuan di lapangan menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai&#13;
demokrasi di Lembaga Pemerintahan Nagari di Kenagarian IV Koto Hilie dapat&#13;
dilihat pertama, menyelenggarakan pergantian pimpinan. pemerintahan Nagari IV&#13;
Koto Hilie telah menyelenggarakan pergantian pimpinan Pemerintahan semenjak&#13;
kembali pada sistem pemerintahan Nagari. Namun proses pemilihan calon wali&#13;
Nagari di Kenagarian IV Koto Hilie belum berjalan secara optimal. Akibatnya pada&#13;
tahun 2007 sampai tahun 2009 pemerintahan Nagari dipimpin oleh sekretaris Nagari.&#13;
Kedua, musyawarah. Dalam melakukan suatu kegiatan, Pemerintah Nagari IV Koto&#13;
Hilie telah melaksanakan musyawarah dengan melibatkan anggota masyarakat.&#13;
Musyawarah dalam hal ini adalah musyawarah perencanaan pembangunan di Nagari&#13;
IV Koto Hilie. Ketiga, keadilan. Berdasarkan hasil temuan dilapangan penulis&#13;
melihat bahwa belum terwujudnya keadilan dari segi ekonomi dalam masyarakat&#13;
Nagari IV Koto Hilie. Hal ini disebabkan masih adanya unsur nepotisme oleh&#13;
aparatur pemerintah dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan Nagari. Keempat,&#13;
kerja sama. Hubungan kerja sama antar lembaga Nagari dilihat dalam merancang dan&#13;
menetapkan peraturan Nagari. kerja sama antar lembaga Nagari dalam membahas&#13;
rancangan peraturan Nagari belum optimal karena tidak adanya peraturan Nagari&#13;
yang dihasilkan. Kelima, Keterbukaan. belum sepenuhnya pemerintah Nagari terbuka&#13;
dalam penyelenggaraan Pemerintahan Nagari. Hak masyarakat untuk mendapatkan&#13;
informasi masih kurang.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">H Social Sciences (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2014-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Ilmu Sosial Politik FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>