<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Peranan Lingkungan Sekolah Dalam Peningkatan Motivasi Belajar PKn di Madrasah Tsanawiyah Kecamatan Koto Tangah Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Afrida</mods:namePart><mods:namePart type="family">Dona</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Dalam penelitian ini ada dua sekolah yang diteliti yaitu sekolah yang&#13;
memiliki asrama (MTs TI Batang Kabung) dan sekolah yang tidak memiliki&#13;
asrama (MTsN Koto Tangah). Sekolah memiliki dan tidak memiliki asrama&#13;
dilatarbelakangi dengan kurang termotivasinya siswa dalam belajar PKn&#13;
disebabkan siswa di asrama fokus pada pembelajaran agama.&#13;
&#13;
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pemilihan informan&#13;
dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Informan penelitian adalah kepala&#13;
sekolah, penanggung jawab asrama, ketua asrama, wali kelas, guru BK dan siswa.&#13;
Jenis datanya data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui observasi,&#13;
wawancara, dan studi dokumentasi. Tekhnik analisa uji keabsahan data dilakukan&#13;
dengan cara triangulasi sumber dan pemeriksaan sejawat melalui diskusi. Analisis&#13;
data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan&#13;
kesimpulan.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa, lingkungan sekolah&#13;
memiliki dan tidak memiliki asrama dalam peningkatan motivasi belajar PKn.&#13;
Setelah dibandingkan ke dua sekolah tersebut, maka siswa yang tidak berasrama&#13;
lebih termotivasi dalam belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), karena siswa&#13;
yang di asramakan lebih fokus pada pembelajaran agama, dengan adanya&#13;
tambahan khusus di bidang agama, seperti belajar Kitab Islam Klasik/ Kitab&#13;
Kuning, sehingga siswa berasrama kurang paham pembelajaran umum yaitu PKn,&#13;
karena tidak ada tambahan khusus pada mata pelajaran umum seperti PKn.&#13;
Sedangkan kalau siswa yang tidak di asramakan lebih paham belajar umum yaitu&#13;
PKn dibandingkan siswa yang berasrama, sebab siswa tersebut banyak belajar di&#13;
luar di bandingkan siswa yang tinggal di asrama.&#13;
Sebaiknya dalam pembelajaran umum khususnya dalam penelitian ini&#13;
yaitu PKn juga diberikan tambahan khusus di asrama, Agar siswa termotivasi juga&#13;
untuk belajar PKn. dengan berbagai keterbatasan sarana prasarana penunjang,&#13;
maka dari itu hendaknya Kepala Sekolah berupaya untuk melenkapi agar siswa&#13;
lebih termotivasi.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">H Social Sciences (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2012-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Ilmu Sosial Politik FIS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>