%A Hasbi Mahfuzd %I Universitas Negeri Padang %T Pengembangan Media Pembelajaran Video pada Mata Pelajaran Agama Islam tentang Pelaksanaan Shalat Jenazah Kelas VIII di SMP Negeri 5 Sibolga. %D 2015 %K MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO, AGAMA ISLAM %L repounp44838 %X Perkembangan dunia pendidikan saat ini sudah sangat pesat, mulai dari perkembangan kurikulum yang selalu berganti guna menciptakan pembelajaran yang semakin efektif dan efisien. Dengan perkembangan tersebut para guru dituntut untuk lebih inovatif dalam melaksanakan pembelajaran di kelas agar para siswa lebih termotivasi dan aktif dalam pembelajaran, seperti penggunaan media pembelajaran sebagai sumber belajar. Di SMP Negeri 5 Sibolga belum adanya sumber belajar berupa media pembelajaran video yang diberikan oleh guru kepada siswa pada mata pelajaran Agama Islam tentang pelaksanaan shalat jenazah. Adanya media pembelajaran video ini menjadikan siswa termotivasi serta dapat lebih mudah dalam memahami materi pelajaran. Penelitian ini menggunakan model 4D yaitu define, design, develop, dan disseminate. Tahap define terdiri atas analisis kurikulum, analisis siswa, analisis media. Tahap design dilakukan perancangan media pembelajaran video. Tahap develop dilakukan melalui uji validitas oleh validator dan uji praktikalitas oleh siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Sibolga dan terakhir yaitu penyebaran atau disseminate berupa artikel yang akan dibagikan ke sekolah SMP Negeri 5 Sibolga. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di SMP N 5 Sibolga, telah berhasil dibuat media pembelajaran video Hasil uji validitas aspek media dan materi menunjukkan bahwa media pembelajaran video dengan revisi ringan, yaitu dengan nilai rata-rata validasi media 85,05% dan nilai rata-rata validasi materi oleh guru 90,63%. Sedangkan dari sudut pandang siswa, media pembelajaran video yang dihasilkan sangat praktis untuk digunakan dengan nilai rata-rata 91,43%. Media pembelejaran video tidak mencapai angka 100% karena memiliki faktor penghambat seperti sulitnya proses editing dari media video tersebut sehingga sulit dalam penyempurnaan tampilannya.