<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap Kompetensi Belajar Biologi Siswa Kelas XI IPA di SMAN 11 Padang.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Evi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Desmita</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pembelajaran Biologi di SMAN 11 Padang yang masih didominasi oleh&#13;
guru berdampak pada rendahnya kompetensi belajar siswa. Salah satu cara untuk&#13;
meningkatkan kompetensi siswa adalah dengan menggunakan model&#13;
pembelajaran kooperatif Student Facilitator and Explaining. Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Student&#13;
Facilitator and Explaining terhadap kompetensi biologi siswa kelas XI IPA di&#13;
SMAN 11 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan&#13;
menggunakan rancangan penelitian Randomized Control Group Posttest Only&#13;
Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMAN 11&#13;
Padang Tahun Ajaran 2013/2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik&#13;
Purposive Sampling, sehingga terpilih kelas XI IPA5 (kelas eksperimen) dan kelas&#13;
XI IPA4 (kelas kontrol). Data penelitian adalah kompetensi siswa yang meliputi&#13;
kompetensi kognitif, afektif dan psikomotor. Instrumen penilaian berupa tes untuk&#13;
kompetensi kognitif, lembar aktivitas siswa untuk kompetensi afektif dan lembar&#13;
observasi untuk kompetensi psikomotor. Data yang diperoleh dianalisis dengan&#13;
menggunakan Uji t. Berdasarkan hasil tes akhir, didapatkan nilai rata-rata ranah&#13;
kognitif kelas eksperimen yaitu 86,2 lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu&#13;
81,4. Dengan uji t, didapatkan thitung = 2,91 dan ttabel = 1,67. Dengan demikian&#13;
thitung &gt; ttabel, maka hipotesis diterima. Nilai rata-rata ranah afektif kelas&#13;
eksperimen yaitu 86,05 lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu 80,60. Dengan&#13;
uji t, didapatkan thitung = 2,57 dan ttabel = 1,67. Dengan demikian thitung &gt; ttabel, maka&#13;
hipotesis diterima. Nilai rata-rata ranah psikomotor kelas eksperimen yaitu 79,92&#13;
lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu 71,13. Dengan uji t, didapatkan thitung =&#13;
3,91 dan ttabel = 1,67. Dengan demikian thitung &gt; ttabel, maka hipotesis diterima.&#13;
Dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan yaitu penerapan model&#13;
pembelajaran Student Facilitator and Explaining berpengaruh terhadap&#13;
kompetensi belajar biologi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 11 Padang tahun&#13;
pelajaran 2013/2014, dapat diterima pada taraf kepercayaan 95%.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">L Education (General)</mods:classification><mods:classification authority="lcc">QR Microbiology</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2014-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Biologi FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>