%D 2013 %T Perbedaan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan Konvensional pada Mata Pelajaran Pekerjaan Perbaikan Peralatan Listrik Rumah Tangga (P3LRT) Kelas XI SMK N 5 Padang %A Adwar Adwar %I Universitas Negeri Padang %L repounp44590 %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar siswa yang di bawah KKM pada mata pelajaran Pekerjaan Perbaikan Peralatan Listrik Rumah Tangga. Hal ini dapat terjadi akibat siswa kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran, siswa terbiasa untuk datang, duduk, dengar dan catat kemudian hafal materi tanpa berusaha menggali informasi dan memikirkan tentang materi pembelajaran yang lebih mendalam. Dalam penelitian ini diterapkan metode pembelajaran Contextual Teaching and Learning dan Konvensional. Kedua model pembelajaran ini sama- sama memiliki kekuatan dan kelemahan. Untuk melihat kemungkinan mana yang terbaik maka dilakukan suatu penelitian yang berbentuk Eksperimen. Melihat gejala tersebut maka dapat dirumuskan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Contextual Teaching and Learning dan Konvensional pada mata pelajaran Pekerjaan Perbaikan Peralatan Listrik Rumah Tangga Kelas XI SMKN 5 Padang. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa dengan metode pembelajaraan Contextual Teaching and learning dan Konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan Eksperimen untuk melihat adanya perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran Contextual Teaching and Learning dan Konvensional. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI L1 dan siswa kelas XI L2 yang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013. Yang menjadi kelas Eksperimen adalah kelas XI L1 menggunakan pembelajaran Contextual Teaching and Learning, dan yang menjadi kelas Kontrol adalah kelas XI L2 menggunakan pembelajaran Konvensional. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar berupa soal objektif sebanyak 35 butir soal. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji perbedaan dua rata-rata (t-tes). Dari hasil penelitian terlihat bahwa kelas yang menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning memiliki rata-rata nilai ( 81 ) yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional ( 71.17 ). Sedangkan dari perhitungan t-test diperoleh t hitung adalah 3,729 dan t table 1,6801. Dengan demikian, hipotesis yang telah dikemukakan sebelumnya dapat diterima. Hal ini disebabkan karena pada pembelajaran Contextual Teaching and Learning siswa dibimbing untuk lebih aktif dalam pembelajaran sekaligus berinteraksi dalam masyarakat belajar. Pada pembelajaran konvensional siswa lebih banyak sebagai penerima informasi.